Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Presiden Jokowi Akui Langkah Kebijakan Gubernur Olly Soal Pembebasan Biaya Administrasi Sertifikat Tanah



Manado, detiKawanua.com - Keberhasilan di pemerintahan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw di Provinsi Sulawesi Utara dalam berbagai program terobosan, lobi dan kebijakan khususnya dari gubernur nampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat Sulut. Hal itupun sama halnya yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan 2.000 sertifikat kepada masayarakat Sulut yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Kamis tadi malam (04/07). Dalam ungkapannya (Presiden) memberikan apresiasi dan pujian kepada Gubernur Olly dihadapan masayarakat yang hadir, atas kebijakan gubernur membebaskan administrasi pengurusan tanah di Sulut.


"Bapak dan ibu di Sulawesi Utara beruntung punya Pak Olly. Karena biaya administrasi sertifikat sudah ditanggung pemerintah daerah,” kata Jokowi yang juga pada kesempatan itu secara simbolis langsung membagikan sertifikat tanah kepada sejumlah perwakilan.

Lanjut Preaiden bahwa program sertifikat tanah itu penting dan memiliki manfaat besar yang salah satunya sebagai tanda bukti sah hak atas tanah. 

“Simpan baik-baik sertifikat tanahnya. Difotokopi, diberi plastik, disimpan di tempat yang aman. Karena sertifikat tanah ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki,” imbuhnya.

Adapun Jokowi yang merupakan Presiden pilihan rakyat yang baru ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019 ini pun memberikan gambaran yang kalau di zaman dulu hanya 500 ribu bidang tanah yang bisa disertifikatkan dalam setahun atau artinya, seorang masyarakat memerlukan waktu yang diperkirakan sekitar 160 tahun agar tanahnya bisa disertifikatkan (kini lebih cepat).

“Siapa yang mau menunggu 160 tahun? Ayo maju sini saya kasih sepeda gratis,” panggil Jokowi dengan nada canda khasnya.

Pesannya juga diakhir sambutan menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar bisa bijak dalam menggunakan sertifikat yang telah dimiliki. 

“Tidak masalah kalau sertifikatnya (nanti) disekolahkan, tapi harus bijak, harus dipakai untuk modalnya untuk usaha, kerja atau investasi. Jangan untuk konsumtif,” ujar Jokowi.

Pembagian sertifikat tanah turut dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey – Tamuntuan, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw, Wakil Ketua TP-PKK Sulut, dr Devi Kandouw-Tanos, Sekprov Edwin H. Silangen, Ketua DWP Sulut Ivonne B. Silangen-Lombok, Ketua BPMS GMIM Pdr. Hein Arina, Kakanwil ATR/BPN Sulut Freddy A. Kolintama dan para pejabat Pemprov Sulut.

(Ijo/hms)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 05 Juli 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional