Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Gugatan 'Sangadi' ke Walikota, Pemkot Kotamobagu: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi

Kabag Hukum Pemkot Kotamobagu, Rendra Dilapanga. /ist

Kotamobagu, detiKawanua.com - Gugatan Samuel Pasambuna (SP) ke Walikota Kotamobagu Tatong Bara di PTUN Manado, diakui Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu merupakan hak SP yang dijamin oleh negara. 

"Gugatan SP di PTUN Manado merupakan hak SP yang dijamin dan dilindungi oleh negara," ujar Kabag Hukum Pemkot Kotamobagu Rendra Dilapanga, Rabu (03/07/2019) pagi. 

"Begitu juga laporan SP di DPRD Kotamobagu, kami sangat menghormati itu," tambahnya. 

Namun demikian, lanjut Kabag Hukum, pihaknya belum bisa memberikan jawaban atau tanggapan atas gugatan Sangadi Pontodon yang dinonaktifkan tersebut, karena belum menerima materi gugatannya. 

"Pemkot sampai dengan saat ini, belum menerima pemberitahuan resmi terkait adanya gugatan," jelas Dilapanga. 

"Sekiranya ada gugatan, kami siap menempuh jalur yang dijamin oleh konstitusi tersebut," pungkasnya.

Baca juga: 'Sangadi' Gugat Walikota Kotamobagu ke PTUN Manado

Seperti diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, mantan Sangadi Pontodon Samuel Pasambuna sempat dinonaktifkan selama tiga bulan sejak April 2019. Samuel akhirnya secara resmi diberhentikan sebagai Sangadi pada 30 April 2019.

Atas keputusan Walikota Kotamobagu itu, SP melalui kuasa hukumnya, Irfan Pakaya SH MH dan Fitri Sjamsudin SH, secara resmi telah mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado atas keputuaan

Dari rilis yang diterima detiKawanua.com pada Selasa (02/07/2019), menurut Irfan, gugatan ini dilakukan karena tidak diresponnya keberatan yang dikirimkan kepada walikota, sebagai bentuk penyelesaian melalui upaya adminisratif. Gugatan, lanjut Irfan, sudah sudah dimasukkan ke PTUN Manado dengan Nomor registrasi: 10/G/2019/PTUN.Mdo.

"Gugatan tersebut atas Keputusan Walikota Kotamobagu Nomor: 125 Tahun 2019 tertanggal 30 April 2019 tentang Pemberhentian Sangadi Pontodon dan Pengangkatan Penjabat Sangadi Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu," terangnya.

(Indra)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 03 Juli 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional