Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Bakal Lakukan Evaluasi Kinerja dan Tupoksi, Yusri: Kita Butuh 102 Guru

Kadis Dikbud Boltim, Yusri Damopolii.

Boltim, detiKawanua.com - Dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan mengevaluasi kualitas kinerja terkait tugas dan fungsi (Tupoksi) dimulai dari aspek disiplin waktu.

Hal itu, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim Yusri Damopolii, demi meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Boltim, kita lakukan evakuasi serta pembinaan, dari aspek disiplin utamanya soal waktu kerja.

"Kita berikan pembinaan dalam evaluasi, kualitas kerja atau tupoksi mereka selaku guru. Sebab, ada beberapa kekurangn kita temui, makanya dalam waktu dekat harus dilakukan evaluasi," terang Yusri.

Dijelaskannya, juga masih ada guru yang hanya lulus SPG (belum sarjana-red). Kita melihat kopentensi mereka dinilai masih standar, dan kebanyakan sudah usia lanjut.

"Nah, oleh karenanya, di tahun depan kita rencanakan melakukan Bimbingan Teknik (Bimtek) guru non sarjana. Kegiatan tersebut, merupakan langkah yang dilakukan untuk menangulangi guru non sarjana," beber Yusri kepada media ini.

Untuk total jumlah guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Boltim ada 582 orang, Honor daerah 172, sedangkan guru kontrak ada 100 orang. Idealnya, kita masih butuh sekitar 102 orang guru. 

Dengan adanya perekrutan CPNS Boltim mendatang, kita akan upayakan pemenuhan guru di setiap sekolah.

"Dengan begitu, dalam usulan rekrutmen CPNS yang akan diajukan tahun ini dan masih menunggu dipertimbangkan oleh pihak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenpanRB) dalam hal pemberian kuota, terutama guru. Rencana besok, Saya akan ke Jakarta untuk memenuhi undangan kementrian soal penetapan kuota rekrutmen CPNS," jelas Yusri, Senin (29/07).

Diketahui, Sekokah Dasar (SD) ada 60, dengan jumlah guru 398. Sekolah Menengah Perama (SMP) 28 dan guru 169 orang. Sedangkan, sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) sekitar 80 serta guru 25 orang PNS yang lainnya honor. (Sumber: Dikbud Boltim).

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Senin, 29 Juli 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional