Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Secara Keroyokan, Stadion Klabat "Disulap" Kesiapannya Sudah 80 Persen


Manado, detiKawanua.com - Memasuki pekan ke tiga tahapan renovasi lokasi Lapangan Stadion Klabat, dari data dan pantauan wartawan dilokasi pada Selasa (18/06) sore tadi sudah mencapai hampir 80-an persen. Adapun stadion yang berkapasitas 15.000 orang itu, kini bisa terbilang lebih bergengsi untuk kebangkitan kejayaan dunia sepak bola di Provensi Sulawesi Utara. Hal itu pula dikarenakan dukungan, kepedulian serta kecintaan dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK) dibidang olahraga lebih khusus sepak bola.

Atas kecintaan itu pun kemudian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui sejumlah instansi terkait diantaranya, Dinas PU, Dinas Pemuda Olahraga, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan SatPol-PP, secara keroyokan melakukan inovasi atas lapangan yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulut. Adapun kini setelah "disulap" sejumlah dinas Pemprov Sulut itu, penampilan dan sejumlah fasilitas yang direnovasi termasuk lapangannya telah layak digunakan.


Dari keterangannya Kadispora Daerah Sulut, Marsel Sendoh ketika diwawancarai membenarkan, pihaknya bersama instansi lainnya, secara bersama melakukan pembenahan stadion tersebut, yang pada tanggal 21 Juni nanti akan dilakukan verifikasi kelayakan dari Tim Liga Indonesia.

"Jadi yang menjadi standar utama penilaian dari tim verifikasi adalah kondisi lapangan, tiang gawang, tribun utama dan penonton serta ruang ganti pemain. Teknis-teknis yang terkait dengan kami dipastikan sudah dilaksanakan," terang Sendoh sembari mengajak masyarakat seperti seruan dari pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) membangkitkan semangat dukukunga untuk dunia olahraga terlebih sepak bola di Sulut.

Sementara itu Kepala Dinas PU Daerah Sulut, Steve Kepel ketika dikonfirmasikan pun mengungkapkan pihaknya hanya sebagai instansi pembantu guna terlaksananya pembenahan dari stadion kebanggaan masyarakat Sulut itu.

"Teknisnya nanti ada pada dinas terkait (Dispora), kami hanya pendukung," ujar Kepel.

Pantauan wartawan pada sore tadi, hadir melakukan pemantauan pengerjaan dilokasi Stadion Klabat diantaranya dari Staf Dispora Sulut dan Petugas Penjaga Lapangan Stadion Klabat, Fredi Pandaleke yang sudah 42 tahun penjaga Stadion Klabat.

Berikut sejumlah kapasitas yang berubah pada Stadion Klabat: 

Internet/Wifi, Ruangan Pemain/Loker, Ruang Ganti Wasit, Media Center, Medical Room/Dooping Test, Ruang Pengawas Pertandingan, Ruang Penyimpanan Barang, Sekertariat Panitia, Penyediaan toilet, Lahan Parkiran yang diperkirakan menampung ratusan kendaraan mobil/motor, Bangku cadangan baru, pembersihan rumput lapangan, ukuran lapangan sudah berbeda dulu 110 panjang dan lebar 4,8 pada sekarang panjang 105, lebar 6,8, tiang gawang baru, penambahan pagar pada tribun utama, pengecetan baru, renovasi toilet.

(IsJo)Secara Keroyokan, Stadion Klabat "Disulap" Kesiapannya Sudah 80 Persen


Manado, detiKawanua.com - Memasuki pekan ke tiga tahapan renovasi lokasi Lapangan Stadion Klabat, dari data dan pantauan wartawan dilokasi pada Selasa (18/06) sore tadi sudah mencapai hampir 80-an persen. Adapun stadion yang berkapasitas 15.000 orang itu, kini bisa terbilang lebih bergengsi untuk kebangkitan kejayaan dunia sepak bola di Provensi Sulawesi Utara. Hal itu pula dikarenakan dukungan, kepedulian serta kecintaan dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK) dibidang olahraga lebih khusus sepak bola.

Atas kecintaan itu pun kemudian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui sejumlah instansi terkait diantaranya, Dinas PU, Dinas Pemuda Olahraga, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan SatPol-PP, secara keroyokan melakukan inovasi atas lapangan yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulut. Adapun kini setelah "disulap" sejumlah dinas Pemprov Sulut itu, penampilan dan sejumlah fasilitas yang direnovasi termasuk lapangannya telah layak digunakan.

Dari keterangannya Kadispora Daerah Sulut, Marsel Sendoh ketika diwawancarai membenarkan, pihaknya bersama instansi lainnya, secara bersama melakukan pembenahan stadion tersebut, yang pada tanggal 21 Juni nanti akan dilakukan verifikasi kelayakan dari Tim Liga Indonesia.

"Jadi yang menjadi standar utama penilaian dari tim verifikasi adalah kondisi lapangan, tiang gawang, tribun utama dan penonton serta ruang ganti pemain. Teknis-teknis yang terkait dengan kami dipastikan sudah dilaksanakan," terang Sendoh sembari mengajak masyarakat seperti seruan dari pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) membangkitkan semangat dukukunga untuk dunia olahraga terlebih sepak bola di Sulut.

Sementara itu Kepala Dinas PU Daerah Sulut, Steve Kepel ketika dikonfirmasikan pun mengungkapkan pihaknya hanya sebagai instansi pembantu guna terlaksananya pembenahan dari stadion kebanggaan masyarakat Sulut itu.

"Teknisnya nanti ada pada dinas terkait (Dispora), kami hanya pendukung," ujar Kepel.

Pantauan wartawan pada sore tadi, hadir melakukan pemantauan pengerjaan dilokasi Stadion Klabat diantaranya dari Staf Dispora Sulut dan Petugas Penjaga Lapangan Stadion Klabat, Fredi Pandaleke yang sudah 42 tahun penjaga Stadion Klabat.

Berikut sejumlah kapasitas yang berubah pada Stadion Klabat: 

Internet/Wifi, Ruangan Pemain/Loker, Ruang Ganti Wasit, Media Center, Medical Room/Dooping Test, Ruang Pengawas Pertandingan, Ruang Penyimpanan Barang, Sekertariat Panitia, Penyediaan toilet, Lahan Parkiran yang diperkirakan menampung ratusan kendaraan mobil/motor, Bangku cadangan baru, pembersihan rumput lapangan, ukuran lapangan sudah berbeda dulu 110 panjang dan lebar 4,8 pada sekarang panjang 105, lebar 6,8, tiang gawang baru, penambahan pagar pada tribun utama, pengecetan baru, renovasi toilet.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 18 Juni 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional