Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Resmi Launching, METI Siap Support Enterpreneur Muda Sulut

Foto bersama pasca launching. 

Tondano, detiKawanua.com - Entrepreneur (khususnya dari kalangan anak muda) di Indonesia sudah tersebar di berbagai daerah. Komoditas bisnisnya juga tidak melulu yang instan atau sekedar untuk fashion, tapi bisnis entrepreneur muda sekarang sudah semakin cerdas dengan melihat peluang yang dekat dan diminati masyarakat luas.

Seiring banyaknya anak muda yang memilih jalur bisnis sebagai pekerjaannya, mendorong anak muda di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado, menyediakan wadah bagi enterpreneur muda untuk meraih sukses yang gemilang di masa depan. Wadah itu bernama Manado Enterpreneur Traning Intitute (METI).

Dan bertepatan dengan Hari UMKM Internasional pada Rabu (27/06/2019), acara launcing Manado Enterpreneur Traning Intitute (METI) resmi berlangsung di Benteng Moraya, Kabupaten Minahasa.

"METI ini hadir sebagai wadah untuk mensuport segala kebijakan pemerintah dalam sektor kewirausahaan," terang Direktur METI Gretty Amelia Karuyan SPd, yang juga merupakan Pendamping Perluasan Kesempatan Kerja Kabupaten Minahasa.

Launching ini juga dirangkaikan dengan diskusi terkait Refleksi Kebijakan Pemerintah dalam Program Sektor Kewirausahaan, yang menghadirkan Ekonom Sulut Prof Ishak Pulukadang dan beberapa organisasi kepemudaan di antaranya GP Ansor Minahasa. 

Menurut Prof Ishak, pemerintah sudah banyak menyalurkan berbagai macam program di sektor kewirausahaan.

"Karena itu, generasi muda harus kreatif dalam menangkap peluang yang ada. Salah satunya METI ini," ujarnya. 

Sementara Herman Amirudin dari GP Ansor Minahasa mengatakan, Ansor mendukung dengan adanya METI ini. Ansor juga punya program-program dalam pemberdayaan masyarakat dalam sektor kewirausahaan.

"Ke depan, bersama METI, kita akan membangun sinergitas program. Banyak kader-kader Ansor yang butuh pemberdayaan di sektor kewirausahaan," jelasnya. 

Kehadiran METI tentunya sejalan dengan program pemerintah, yang menekankan pentingnya generasi muda mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja sebagai wirausaha. Dikutip dari kontan.co.id, hal tersebut terungkap dari Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS dalam keterangan tertulis pada Kamis (7/12/2017).

"Gerakan Kewirausahaan Nasional akan terus kita gelorakan. Saat ini, berdasarkan data BPS rasio kewirausahaan Indonesia sudah mencapai 3,10% dari sebelumnya 1,65%. Saya berharap khususnya bagi kalangan generasi muda untuk mulai berpikir dan melangkah menjadi wirausaha", kata Prakoso.

Menurut Prakoso, untuk menjadi wirausaha yang sukses harus punya keberanian untuk mulai berbisnis, fokus, dan jangan masuk ke bidang yang biasa-biasa saja atau sudah banyak digeluti orang.

"Kita harus masuk ke bidang bisnis yang belum banyak dimasuki orang lain. Kalau pun sudah ada yang berbisnis itu, kita harus memiliki nilai tambah. Misalnya, produk yang dihasilkan sama, tapi kita punya kemasan yang unik, dan sebagainya", jelas Prakoso.

(*/Indra

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 28 Juni 2019 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional