Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Herson Mayulu Disebut Tokoh Toleransi Nasional Saat Hadiri Perkemahan Pemuda KGPM se-Indonesia

Hi Herson Mayulu saat memberikan materi di Perkemahan Raya Komisi Pemuda KGPM se-Indonesia.

Bolmong, detiKawanua.com - Tokoh Toleransi Sulawesi Utara, Hi Herson Mayulu (H2M) menghadiri undangan perkemahan raya Komisi Pemuda dan Remaja (KPR) Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Se-Indonesia tahun 2019, di Desa Mariri Baru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu 26 Juni 2019.

H2M yang juga didaulat oleh Panitia Pelaksana untuk memberikan materi terkait kepemudaan ini, disambut antusias oleh panitia dan peserta yang hadir.

H2M  yang memberikan materi tentang sikap generasi muda di zaman era milineal saat ini, dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa pemuda dan remaja (yang sering disebut generasi muda) merupakan masa depan bangsa dan daerah. Generasi muda memiliki peran penting dalam kemajuan dan peradaban suatu bangsa.

"Ada pepatah mengatakan, barang siapa menguasai generasi muda berarti menguasai masa depan bangsa. Ini berarti masa depan bangsa, sampai daerah terletak di tangan generasi muda atau pemuda remaja," ujar H2M.

"Hal ini sebagaimana tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Contohnya, beberapa tokoh pejuang muda pada zamannya, seperti Ir Soekarno, Moh. Hatta, Jenderal Sudirman, Sutan Syahrir dan Bung Tomo, yang terus berjuang tanpa henti dalam memerdekakan bangsa Indonesia," terang Caleg DPR-RI Dapil Sulut terpilih ini.

Lebih lanjut Herson mengatakan, bahwa di dalam undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan tertulis, bahwa pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penuh pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 tahun.

Dijelaskannya, bahwa pemuda harus ikut berpartisipasi dalam membangunan daerah. Sehingga pemuda dituntut untuk mendukung program pemerintah mulai dari desa hingga tingkat daerah.

"Karena itu, melalui momen kemah bhakti pemuda dan remaja, pemuda dituntut untuk lebih inovatif untuk membangun daerah," pungkasnya.

Sementara, Penatua Steven Lintong, selaku panitia kegiatan mengatakan, bahwa diundangnya Hi Herson Mayulu diundang dalam rangka memberikan materi peran kepemudaan.

Ia menilai, bahwa H2M adalah tokoh toleransi Sulawesi Utara, yang setara dengan Tokoh Nasional.

"Bagi saya Pak Herson itu, Duta Toleransi Nasional," ujar Lintong.

Penatua Steven Lintong juga menjelaskan, bahwa perkemahan pemuda dan remaja ini merupakan jawaban dan panggilan Gereja dalam peran membina dalam membentuk generasi millenial yang memiliki integrilas diri, muda, kuat berhikmat menghadapi perkembangan zaman. 

Sementara itu, salah satu Tokoh Masyarakat Bolaang Mongondow Marten Tangkere menyampaikan, bahwa dalam hal toleransi, H2M adalah orang yang mampu mempersatukan umat. Beliau sangat menjaga hubungan antara umat beragama.

"Saya kenal Pak Herson sudah sejak lama, dan dalam hal toleransi beliau sudah sejak dulu seperti ini," kata Marten.

Hal senada disampaikan salah satu peserta kegiatan Gabriel. "Kami kira pak Herson hanya saat kempanye mau hadir di acara seperti ini, tapi kenyataanya tidak kami bangga dengan pak herson, dan bagi saya pak herson itu Duta Toleransi Nasional,” ucap Gabriel.

(*/Indra

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Kamis, 27 Juni 2019 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional