Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Setelah Spanyol Lirik Sulut, Kini Amerika Langsung Teken MoU Sektor Perikanan Kelautan


Manado, detiKawanua.com - Kembali Sulawesi Utara menarik minat investor luar negeri untuk menanamkan modalnya (berinvestasi). Dimana, hal itu terlihat selang sehari (Rabu kemarin) oleh salah satu badan dibawah PBB yang menangani masalah pariwisata dunia yakni, United Nation World Tourism Organization (UNWTO) melalui Direktur Eksekutif, Zhu Shanzong di Spanyol telah bertemu dengan Gubernur Olly Dondokambey untuk menawarkan asistensi Sustainable Tourism Development di Sulut melalui observer UNWTO. Kini pada Kamis (09/05), diwakili Wakil Gubernur Steven Kandouw telah melakukan penandatanganan MoU bersama pihak Forever Ocean Corporation yang merupakan perusahaan perikanan ternama di Amerika Serikat (AS) yang bergerak di bidang Budidaya Ikan Lepas Pantai itu, bakal menginvestasikan uang mereka senilai hampir 1 Triliun Rupiah pada sektor perikanan dan kelautan di Sulut.

Adapun dalam prosesi penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Kantor Konsulat Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, antara Jason Heckathorn selaku President Of Forever Oceans Corporation bersama Wagub Kandouw yang mewakili Gubernur Olly, telah disaksikan Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Heather Variava.

"Kita siap mendukung kerja sama di bidang perikanan kelautan dengan Forever Ocean Corporation," kata Kandouw usai penandatangan MoU.

Dirinya juga menuturkan, Forever Ocean Corporation nantinya akan membangun fasilitas pabrik, laboratorium dan teknologi budi daya ikan lepas pantai pertama di Indonesia yang berdampak pada meningkatnya produksi perikanan kualitas ekspor.

"Dipilihnya Sulut sebagai lokasi budidaya perikanan karena belum tercemarnya laut Sulut. Rencananya laut Likupang Minahasa Utara dan perairan Manado akan menjadi lokasi budidaya ikan lepas pantai tersebut. Perusahaan ini terkenal karena environment friendly," ucap Kandouw yang juga saat itu mengapresiasi atas perhatian dari pemerintah Amerika Serikat karena memilih Sulut menjadi tempat investasi di bidang Perikanan dan kelautan.

"Karena iklim investasi di Sulut yang sangat kondusif didukung keramahan masyarakatnya sangat menarik bagi semua investor," ujar Kandouw.

Sementara itu melalui Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia Heather Variava menyambut baik akan investasi tersebut dan berharap kerjasama serupa akan berlanjut di sektor lainnya seperti perdagangan dan pariwisata.

Penandatanganan MoU turut dihadiri Asisten II Rudi Mokoginta, Kadis Perikanan dan kelautan Sulut Ronald Sorongan, Kadis Penanaman Modal dan PTSP Frangky Manumpil, dan Staf khusus Gubernur Bidang Investasi dan Penanaman Modal Fabian Pascoal.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Kamis, 09 Mei 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional