Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Dugaan Politik Uang di Posumaen, Ini Penjelasan Bawaslu Mitr



Ratahan,detiKawanua.com - Dugaan terjadinya politik uang oleh salah satu calon anggota legislatif yang terjadi  di Desa Tumbak, Kecamatan Pusomaen, menjadi sorotan sejumlah kalangan masyarakat sehingga mereka pun mendesak pihak Badan Pengawas Pemilu Minahasa Tenggara (Bawaslu Mitra) untuk segera menindaklanjuti serta bekerja profesional dalam penanganan kasus tersebut.

Beberapa waktu lalu diketahui sejumlah aktivis, pengurus partai politik serta guru swasta melapor ke Bawaslu Mitra terkait adanya temuan bagi-bagi uang yang dilakukan salah satu kontestan. Hal tersebut dilaporkan karena adanya pengakuan beberapa siswa sekolah menengah yang disertai barang bukti berupa uang yang diduga digunakan oleh salah satu kandidat parpol demi memuluskan langkahnya pada ajang Pemilu 2019.

"Dugaan money politic telah menyasar pemilih pemula atau siswa yang sejatinya mereka diajarkan untuk berdemokrasi secara sehat. Mau jadi apa generasi muda kita di masa depan dan demokrasi kita lima tahun lagi?," singgung Mukhlis, salah satu pelapor, Selasa (14/05/2019).

Komite Independent Pemantau Pemilu, Ahmad Katili mengatakan adanya tindakan bagi-bagi uang kepada pemilih merupakan suatu kejahatan demokrasi yang dapat menciptakan iklim politik buruk di Mitra, dimana belakangan ini sedang berusaha keluar dari opini daerah pragmatisme. "Saatnya Bawaslu membuktikan integritas serta independensinya dalam pengawasan maupun penindakan akan pelanggaran Pemilu. Keadilan harus ditunjukan," tegas Katili.

Oleh sebab itu, dirinya pun meminta Bawaslu Mitra sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam melakukan penindakan pelanggaran Pemilu agar bekerja sesuai regulasi yang tertuang dalam perundang-undangan. "Bawaslu harus bekerja profesional dan membuktikan diri sebagai sebuah lembaga mandiri dan independen dalam menuntaskan kasus dugaan money politic sebagaimana yang sudah dilaporkan," kata Katili.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Mitra Jobie Longkutoy membenarkan bahwasanya sudah menerima pengaduan tersebut dan telah memenuhi syarat formil maupun materil yang menjadi prosedur penanganan akan dugaan pelanggaran.

"Benar, kami sudah menerima laporan dari pihak terkait tentang dugaan politik uang di Pusomaen. Kami pun pihak Bawaslu Mitra telah menindaklanjutinya dan besok, Kamis 16 Mei 2019 kami akan serahkan berkas penanganan kasusnya ke pihak Gakkumdu untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan peraturan yang ada," jelas Longkutoy. (Indri Rambi)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 15 Mei 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional