Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Dalam Waktu Dekat, Inspektorat Lakukan Audit Dana BOS

Kepala Inspektorat Daerah Boltim, Meyke Mamahit.

Boltim, detiKawanua.com - Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk triwulan satu tahun 2019, bakal diaudit oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Hal tersebut dituturkan Kepala Inspektur daerah Boltim Meyke Mamahit, bahwa pemeriksaan pengelolaan pengeluaran kas dana BOS nantinya akan dilakukan audit. Untuk mengukur dan menilai tingkat efektifitas, efisiensi dan ekonomi di setiap sekolah.

"Audit ini bersifat internal. Setiap triwulan kita lakukan audit supaya dari segi penggunaan dana akan lebih terarah," papar Meyke.

Untuk pemeriksaan, nantinya akan dilangsungkan setelah diselesaikannya evaluasi Lakip-Sakip di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Direncankan akan ada pembentukan tim untuk melakukan evaluasi Lakip-Sakip.

"Ada kemungkinan evaluasi tersebut, akan berjalan satu minggu. Usai evaluasi ini kita lanjutkan pemeriksaan internal dana BOS di semua sekolah di Bolt," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tutuyan, Rafliton Peasu S.Pd mengakui, bahwa memang setiap triwulannya pemeriksaan penggunaan dana BOS intens dilakukan oleh pihak inspektorat.

Lanjut dikatakannya, mengingat tahun ini pencairan dana BOS sedikitnya mengalami keterlambatan, olehnya pihak sekolah masih melakukan penyusunan laporan terkait penggunaan dana BOS triwulan 1.

"Intinya, jika pemeriksaan dilakukan kita pun siap untuk diaudit. Sebab, semua kegiatan yang dijalankan sesuai dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) sekolah," kata Dia.

Dirinya juga menyebutkan, tahun ini pihak sekolah SMPN 1 Tutuyan menerima dana BOS sekitar Rp 36.250.000. Jumlah dana tersebut diperuntukan bagi 145 siswa yang tercatat sebagai penerima bantuan.

"Setiap siswa mendapatkan Rp 1 juta pertahun. Pencairan dilakukan empat tahapan, triwulan satu 20%, triwulan dua 40% sedangkan, triwulan tiga dan empat masing-masing 20%," terang Rafliton.

Sementara itu berdasarkan petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana BOS tahun 2019, dari total anggaran yang dikucurkan masih akan dikurangi 40%.

"Untuk 20% guna pembelian buku bacaan dan 20% lagi digunakan pembelian alat tulis kantor untuk kebutuhan siswa," ucapnya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 08 Mei 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional