Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Politik Santun Haji Herson Mayulu

Hi Herson Mayulu, Caleg DPR-RI Dapil Sulut dari PDIP Nomor Urut 2.

Manado, detiKawanua.com - Kedewasaan politik yang bermartabat adalah kunci dari demokrasi yang berdaulat. Sehingga Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi, benar-benar pesta rakyat yang penuh dengan nuansa kekeluargaan.

Menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hi Herson Mayulu, komunikasi menjadi hal yang sangat penting untuk menciptakan kolaborasi bersama semua pihak demi terciptanya pemilu yang lancar dan aman.

"Dalam politik, tak ada kawan dan lawan yang abadi. Karenanya komunikasi menjadi faktor penting dalam berpolitik. Caranya, perbanyak silaturahmi. Dengan silaturahmi, kita ikut memberikan pendidikan politik melalui etika politik," ujar Haji Herson, yang juga Ketua LPTQ Sulut ini. 

"Apalagi dalam agama Islam yang saya anut, silaturahmi akan memberikan 4 manfaat, yaitu: mendatangkan rejeki, memperpanjang usia, memupuk rasa cinta terhadap sesama, dan dijamin masuk surga," tambahnya, saat memberikan sambutan di Pelantikan Majelis Taklim Insan Kawanua Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (8/4/2019).

Tapi etika politik yang paling utama (dan menuai pujian masyarakat Sulut) yang dilakukan Caleg DPR-RI Nomor Urut 2 dari PDIP Dapil Sulut ini, bukan hanya sekedar silaturhami. Haji Herson dalam setiap kesempatan menyampaikan sosialisasi maupun kampanye, meminta pendukung dan simpatisannya untuk tidak menghujat calon dari partai lain.

“Kami belajar politik santun, sehingga menghindari menghujat calon dari partai lain ketika melakukan kampanye maupun sosialisasi,” ujar Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode ini. 

Karena itu, dirinya mengajak semua elemen bangsa, mari kita berpolitik secara santun dan benar-benar menjadikan pemilu sebagai wadah berdemokrasi. Dan para pendukung serta simpatisan jangan melakukan tindakan yang bisa menodai demokrasi yang ada.

"Mari kita jaga etika berpolitik, karena itu adalah yang paling utama. Bagi semua peserta Pemilu 2019, ayo junjung sportivitas, 'Menang Terhormat dan Kalah Bermartabat'. Menang dan kalah tidak boleh melunturkan semangat silaturahmi kita," pungkasnya.

(Indra)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 10 April 2019 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional