Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

JL Ditahan Melebihi Batas Waktu

Tahuna, detikawanua.com - Penahanan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Lapas Tahuna, dikeluhkan keluarga JL yang di tahan di lembaga pemasyarakatan Tahuna.

Adik korban yang tidak mau namanya dipublikasikan,  mengatakan mereka heran dengan penahanan yang dialami kakaknya (JL),  karena terhadap putusan pengadilan tinggi sebelumnya keluarga mangajukan banding sehingga keluar surat penahanan sampai dengan tanggal 23 Juli 2019, sampai menunggu putusan banding.

"Disurat penahanan Pengadilan Negeri Tahuna tertuang masa penahanan sampai dengan tanggal 23 Juli 2019, tetapi kemarin tanggal 24 Juli 2019 kakak saya masih ditahan, kan seharusnya dibebaskan  dan sampai sekarang ini kami belum tau apa sudah keluar putusan banding atau belum"ucapnya

Dirinya pun menambahkan bahwa kalau mengacu pada surat penahanan dari Pengadilan Negeri sudah berakhir pada tanggal 23 kemarin,  tetapi sampai saat ini kakaknya masih ditahan dilapas Tahuna.

Sementara itu Kepala Lapas Tahuna Alfonsus Wisnu Adianto ketika dikonfirmasi sejumlah media dikatakannya "memang benar sampai saat ini saudara JL masih kami tahan,  dan itu pun sudah sesuai dengan putusan pengadilan yang pertama yaitu hukuman penjara 12 tahun.

Jadi memang benar saudara JL masa tahanan pengadilan tinggi itu berakhir tanggal 23 April kemarin,  tetapi jangan lupa saudara sudah mempunyai putusan pengadilan tinggi  pertama yaitu 12 tahun penjara,  dan dengan dasar putusan itulah kami tidak melepaskan saudarah JL." Jelasnya

Lanjut dia, kalaupun sampai keputusan banding keluar masa penahanannya yang selama ini pasti akan dihitung untuk mengurangi masa tahanannya.

"Putusan finalnya sudah keluar pasti masa penahanannya sekarang ini akan dihitung, atau akan dikurangi dengan putusan banding yang ditempuh keluarga,  jadi kalau menurut saya tidak jadi masalah tetap akan diperhitungkan,  dan saya tidak mungkin menahan tahanan semau saya tanpa dasar,  karena anggaran untuk biaya hidup dilapas ini sangat terbatas" tutupnya. (js)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 26 April 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional