Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ibadah Paskah, Gubernur Olly dan Ibu Rita Menyatu Bersama Jemaat GMIM Eben Haezer Bumber


Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri ibadah syukur Paskah Wanita Kaum Ibu (WKI) dan Lansia Jemaat GMIM Eben Haezer Bumi Beringin di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (23/4/2019) siang tadi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengatakan, perayaan Paskah mampu mengantarkan WKI dan Lansia Jemaat Eben Haezer Bumi Beringin pada pola hidup  yang senantiasa menggantungkan pengharapan pada Tuhan.

“Marilah, kita dalam kehidupan sehari hari belajar dari cerita Paskah, yang sebelumnya kita telah dipersiapkan dan menghayati minggu-minggu sengsara. Kita sama-sama menyadari kalau kita sudah selamat sebagai orang Kristen,” kata Olly.

Menurut Olly, Paskah harus dimaknai dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan setiap hari.

Sementara itu, Ibadah Paskah dipimpin Ketua BPMJ Eben Haezer Bumi Beringin Pdt Jimmy Suatan. Seluruh WKI dan Lansia penuh antusias mengikuti jalannya ibadah.

Ibadah syukur Paskah WKI dan Lansia Jemaat Eben Haezer Bumi Beringin turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen.


Adapun Sebelumnya juga pada pagi harinya, oleh gubernur bersama ibu telah menghadiri perayaan Paskah ASN dan THL Pemprov Sulut yang dilaksanakan di Auditorium Mapalus. Yang pada kesempatan itu, Gubernur Olly menceritakan salah satu kisah tragis dalam Alkitab, yaitu kisah pengkhianatan Yudas. Dituliskan dalam Lukas 22:1-6, bahwa Yudas bermufakat dengan para imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, orang-orang yang ingin membunuh Yesus. Sebagai imbalannya ia mendapatkan 30 keping uang perak.

"Jangan kita berkhianat seperti Yudas yang menjual Tuhan Yesus senilai 30 keping perak," kata Olly.


Olly menuturkan, kegagalan Yudas menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua orang sepanjang zaman. Pelajaran itu adalah bahwa seseorang yang sudah menjadi pilihan Tuhan belum tentu tidak bisa gagal dalam pengiringannya kepada Tuhan. Seperti Yudas, akhirnya ia berkhianat dengan menjual Yesus. Hal ini terjadi atas pilihan dan keputusan Yudas sendiri.

"Marilah kita bekerja dengan penuh kesetiaan sebagai pelayan masyarakat," beber Olly.

Lebih jauh, terkait perayaan paskah, Olly mengapresiasinya sebagai kegiatan yang memiliki makna penting bagi seluruh ASN dan THL Pemprov Sulut.

"Perayaan Paskah ini merupakan kegiatan pembinaan dalam rangka meningkatkan kinerja kita semuanya," imbuh Olly.

Sementara itu, ibadah Paskah dipimpin oleh Pdt. A.O. Supit yang menyampaikan khotbah bertema kebangkitan kita yang diambil dari Kitab 1 Korintus 15:17.

"Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu," ucap Pdt. Supit kepada seluruh jemaat.

Perayaan Paskah ASN dan THL Pemprov Sulut turut dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut.

(*/IsJo)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 23 April 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional