Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Hati-Hati Gunakan Dandes Bagi Kepentingan Pribadi, Wagub Tegas Hukum Tak Kenal Kompromi


Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw secara tegas mengingatkan kepada para pengelola Dana Desa (Dandes) di Sulut untuk tidak memikirkan keuntungan bagi diri sendiri dari pengelolaannya serta bisa mengelolanya dengan baik.

"Lakukan inovasi program baru, jangan hanya terpaku pada satu program saja. Namun perlu diingat juga, jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan dana para pengelola akan langsung berhubungan dengan aparat penegak hukum, tidak mengenal kompromi," jelas Kandouw saat memberikan sambutan arahan kepada para camat, hukum tua dan pendamping desa di kegiatan Rakor Program Inovasi Desa Provinsi Tahun 2019, yang dilaksanakan disalah satu hotel di Manado, Rabu (10/04).

"Pahami dengan baik bagaimana bagaimana dana digunakan, tak ada cerita lagi kesalahan dalam pengelolaan dana desa karena sudah tak ada celah lagi," tegas wagub.

"Dana desa harus tetap jelas peruntukannya, hilangkan pemikiran untuk keuntungan diri sendiri, dana desa harus dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat," tambahnya.

Adapun melalui rakor tersebut, wagub juga berharap agar dapat memberikan pencerahan, motivasi bagi para pendamping desa untuk bekerja penuh totalias.

"Jadikan salah satu media yang efektif, guna menyatu padukan pandangan dan kebersamaan dalam menjalankan agenda pengawalan terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mewujudkan kegiatan pembangunan desa yang inovatif dan lebih berkualitas," terang Kandouw.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulut, Roy Mewoh menyatakan rakor ini dilaksanakan sebagai sarana berbagi informasi dan memberikan pemahaman bagi pendamping desa dan perangkat desa guna melalukan inovasi terhadap program yang dilaksanakan dengan menggunakan dana desa.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 10 April 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional