Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Bukti Sulut Alami Kemajuan Atas Nawacita Presiden Jokowi dan 7 Misi OD-SK

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan.

Manado, detiKawanua.com - Sinergitas kesinambungan program kerja dari pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla yang berjalan hampir 5 tahun ini dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dikepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE bersama Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven O.E Kandouw, sangatlah terasa dan terbukti di daerah Bumi Nyiur Melambai (sebutan lain Sulut) ini diberbagai sektor, baik itu Pendidikan, Kesehatan, Perkebunan Pertanian termasuk peningkatan perekonomian melalui sektor Pariwisata hingga pesatnya pembangunan infrastruktur bertaraf raksasa di Sulut. Dimana kesemuanya itu singkron dengan Program Nawacita Presiden Jokowi yang menyentuh daerah pesisir hingga bagian pedalaman, yang realisasi pembangunannya dimulai dari desa dan kepulauan yang seiring berjalan melalui kerja bersama dengan kebijakan pembangunan pro rakyat.
Gubernur Olly Dondokambey betsama rombongan menyambut kedatangan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara, di Sulut.

Hal itu juga sejalan dengan program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sesuai visi Gubernur Olly dan Wagub Kandouw yakni, terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik serta Berkepribadian Dalam Budaya. Yang kemudian, dijabarkan dalam 7 misi, diantaranya;

1. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industri dan jasa.
2. Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing.
3. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing.
4. Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri.
5. Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan.
6. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di Kawasan Timur.
7. Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.
Gubernur, Wagub dan Sekprov Sulut, saat mendapingi Presiden Jokowi.

Terkait dengan hal itu, bisa terbilang untuk Provinsi Sulut pada masa kepemimpinan OD-SK, mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Jokowi, yang beberapa kali berkunjung hingga jajaran menteri pun sekalian bolak-balik ke Sulut. Oleh karenanya, terlihat jelas pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada menurunya angka kemiskinan dan ditekannya angka pengangguran melalui terbukanya pembangunan infrastruktur seperti, pembangunan dan penyelesaian Jalan Tol Manado-Bitung, pembangunan Manado Outer Ringroad terdiri dari penyelesaian Rigroad 1 dan pembangunan Ringroad 3, pembangunan Bypass Bandara Sam Ratulangi ke Likupang guna menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir/Sampah) Regional di Iloilo Wori, Rumah Susun (Rusun) di Tondano dan Kota Manado, KEK Bitung, Waduk Kuwil, Bendungan di Bolmong, hingga yang terakhir uji coba pengoperasian Palapa Ring Paket Tengah di Kepulauan Sangihe. Yang kesemuanya itu merupakan bukti nyata kepedulian kerja dari Presiden Jokowi yang bersinergi dengan pemerintahan OD-SK.
Tol Manado-Bitung salah-satu proyek strategis nasional yang digenjot selesai akhir 2019

Tol Manado-Bitung yang merupakan salah-satu proyek prestisius di Sulut rencananya akan diresmikan Presiden Jokowi akhir 2019. Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, dioperasikannya jalan tol sepanjang 39,9 km dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan Manado, Minahasa Utara dan Bitung.
Pembangunan jalan tol Manado-Bitung dibagi menjadi dua tahap yakni, tahap 1 Manado-Airmadidi dan tahap 2 Airmadidi-Bitung. Kehadiran jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh dari Manado ke Bitung yakni dari 1,5 hingga 2 jam melalui jalur darat menjadi 40 menit.

Pemprov Sulut mempercepat pembangunan Ringroad III Kalasey-Winangun.

Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) juga terus menggenjot pembangunan Ringroad 3 sepanjang 11,5 km Malalayang-Winangun yang pembangunan konstruksinya berasal dari APBN. Ringroad 3 akan terkoneksi langsung dengan Ringroad 1 yang akan mengurai kemacetan lalulintas di Kota Manado. Olly Dondokanbey menyebutkan telah dibentuk tim kecil melibatkan pihak terkait lainnya untuk mempercepat pembangunan Ringroad 3.
Gubernur Sulut sambut Presiden Jokowi bersama Ibu Negara saat berkunjung ke Sulut.

Pembangunan bypass Bandara-Likupang Minahasa Utara terus diseriusi. Gubernur Olly Dondokambey telah beberapa kali meninjau lokasi pelebaran jalan. Rencana pelebaran jalan dengan panjang kurang lebih 32 Km ini dimulai dengan tahapan sosialisasi manfaat dari pelebaran jalan dan tentunya sosialisasi terkait pembebasan lahan.

Begitu pula ruas bypass Bandara-Likupang untuk menunjang KEK Pariwisata

Pelebaran jalan dari Bandara ke Likupang Minahasa Utara ini di buat dalam rangka menunjang pariwisata karena saat ini baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal banyak yang berkunjung ke daerah likupang. Disamping itu dengan adanya jalan ini secara otomatis transportasi menjadi lancar dan ekonomi masyarakat akan meningkat.

Begitupula pembangunan tempat pengelolaan sampah terintegrasi regional di Iloilo Wori, Kabupaten Minahasa Utara diharapkan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan. Gubernur mengajak masyarakat mendukung rencana pembangunan tersebut.

Presiden Jokowi juga menghadirkan industri pengolahan sampah di Sulut

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan Provinsi Sulut bersyukur karena dari 34 provinsi dan 540 kabupaten di Indonesia hanya 10 daerah yang mendapat bantuan pengelolaan sampah terintegrasi, salah satunya adalah Sulut. Ia menegaskan lokasi tersebut bukan tempat pembuangan sampah terakhir melainkan tempat pengelolahan industri sampah.

Proses pembangunan Waduk Kuwil di Desa Kawangkoan dan Kuwil, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara terus dikebut. Terowongan Kuwil-Kawangkoan yang merupakan program Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) hingga kini masih berjalan. Memastikan semuanya berjalan dengan baik, Gubernur Olly Dondokambey melihat langsung tembusnya terowongan di pembangunan Waduk Kuwil.
Proyek Palapa Ring melengkapi infrastruktur udara di seluruh wilayah Indonesia termasuk Sulawesi Utara

Gubernur Olly Dondokambey, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, melaksanakan kunjungan kerja ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu.

Kunjungan kerja itu ditujukan untuk melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun. Ketiganya datang ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah.

Presiden Jokowi kagum atas keharmonisan dan kerukunan hidup beragama di Sulut

Olly Dondokambey atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima-kasih kepada Presiden Jokowi untuk proyek Palapa Ring di Sulawesi Utara.

Terakhir, Presiden RI, Ir. Joko Widodo didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, meresmikan sejumlah proyek strategis nasional diantaranya, beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Morotai, Rusun Mahasiswa IAIN Manado dan UKIT Tomohon. Peresmian seluruh proyek itu dilakukan di Bandara Sam Ratulangi Manado, awal April 2019.
Wagub Sulut, Steven Kandow dampingi Presiden Jokowi.

KEK Bitung diharapkan mampu meningkatkan eksport komiditas bahan jadi dari Indonesia

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menerangkan bahwa dengan diresmikannya KEK akan diikuti dengan masuknya investasi pabrik pengolahan bahan jadi. “Investor baru bermunculan, lapangan pekerjaan baru bertambah. Kalau tadinya kita mengirimkan bahan mentah, dengan adanya KEK kita ekspor bahan jadi hasil olahan bahan mentah tersebut,” kata Jokowi.

Terkait KEK Bitung, Jokowi mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung untuk menunjang KEK sehingga mampu bersaing dengan negara lain. “Jalan Tol Manado-Bitung ternyata sudah rampung 80 persen. Saya minta untuk bisa dioperasikan di bulan Oktober ini,” beber Jokowi.

Dipimpin Olly-Steven, Presiden Jokowi puji pembangunan di Sulut maju pesat
Lebih jauh, Jokowi memuji pesatnya pembangunan Sulut. Menurut dia, pada kunjungan kerjanya kali ini, aktivitas perekonomian Sulut lebih baik dari sebelumnya. “Saya lihat jalan-jalan lebih lebar. Pada malam hari juga kegiatan ekonomi tetap ramai,” imbuh Jokowi.

Diketahui, KEK Bitung memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik. Dibangun di area seluas 534 hektar. KEK Bitung ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp 35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 92,1 triliun pada 2025.

Komitmen Presiden Jokowi membangun dari desa, pinggiran dan kepulauan sudah dinikmati masyarakat Sulawesi Utara.
Peresmian turut dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, perwakilan Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Walikota Bitung Max Lomban, Sekretaris Dewan Nasional KEK, jajaran Jasa Marga Manado-Bitung, Pemda Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Kalimantan Timur.

(Advetorial Biro Protokol dan Humas Setdaprov Sulut)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Senin, 15 April 2019 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional