Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pihak Keluarga Korban Resmi Mencabut Kasus Penganiayaan Anak Oleh Oknum Polisi

Tahuna, detikawanua.com - Dugaan kasus penganiayaan anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum anggota Polisi di Polres Sangihe akhirnya oleh pihak keluarga korban resmi di cabut dan berakhir secara kekeluargaan,K amis (28/03) pihak keluarga dengan sadar dan tanpa paksaan mencabut masalah tersebut lantaran oknum anggota polisi AKM siap membiayai pengobatan anak dan lainnya.

Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Iptu Angga Maulana SIK kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya.

“Jadi hari ini (Kamis,red) keluarga korban serta terlapor (Oknum Polisi) kami pertemukan dan pihak keluarga korban mencabut laporan tersebut.  Kalau kami dari pihak kepolisian sesuai undang-undang, mereka bikin laporan polisi kami terima, kita sudah lakukan
pemeriksaan baik ke terlapor saksi-saksi dan juga korban. Sesuai dengan SOP kepolisian dan dalam penyelidikan ada itikad baik dari terlapor ke pihak korban. Intinya disana terlapor ingin membantu korban, ternyata diterima dari korban. Dan juga ternyata antara korban
dan terlapor ada hubungan keluarga sehingga Korban ingin cabul laporan." ujar Maulana.

Apalagi kata Maulana  antara keluarga korban dan pelaku sudah melakukan pertemuan dipemerintahan desa sudah ada videonya dan fotonya.

Hal itu pun tak ditepis Kapolres, AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK dikonfirmasi terkait pencabutan kasus tersebut. dijelaskannya, apalagi antara korban dan pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan.

“Diakui oleh korban bahwa melakukan coretan digambar (Baliho) itu, yang intinya tidak pantas. Kemudian pelaku (Oknum Polisi,red) mencari tahu keberadaan informasih anak tersebut. selanjutnya anak (Korban) dibawa ke rumah yang bersangkutan bukan di sekap, bahwa untuk introgasi ditanyai baik- baik dan disitulah terungkap anak punya hubungan family kemudian sifatnya pembinaan, memang ada pengakuan dari anggota ini ada penamparan terhadap anak itu tapi itu sebagai bentuk pembinaan saja,” ujar Kapolres sembari menambahkan yang pasti meski kasus ini telah dicabut, dirinya akan melakukan pembinaan terhadap oknum polisi ini yang diduga sebagai pelaku penganiayaan anak dibawah umur. (js)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 29 Maret 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional