Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Pendamping Desa Diminta Turun Langsung Soal Stanting, Ini Kata Ketua TP PKK

Pengurus TP PKK Boltim foto bersama Bupati Boltim Sehan Landjar.

Boltim, detiKawanua.com - Mengenai stanting, Ketua Tim Penggerak (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ny Nursiwin Landjar Dunggio SAP meminta tenaga ahli pendamping desa turun dan cek langsung jika benar ada kasus stanting di wilayah Kabupaten Boltim.

Ini disampaikannya karena sebagai istri Bupati Boltim, Dia sendiri yakin jika Boltim belum dan tidak ada kasus stanting seperti laporan yang disampaikan Dinas Kesehatan Boltim. 

"Terima kasih, tapi perlu diketahui bahwa stanting belum ada di Boltim, ini berdasarkan laporan Dinkes saat pemerintah pusat dan provinsi meminta data, tapi tidak ada data stanting alias nihil," jelas Ny Nursiwin pada puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 yang digelar di lokasi wisata Danau Mooat, Selasa (26/3/2019).

Jika pun ada kasus stanting di wilayah Boltim yang dijumpai para pendamping desa, lanjut ketua TP-PKK Boltim dua periode ini, agar tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda).  

"Kita sama-sama antisipasi. Lapor dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil masalah dan menyelesaikan bersama," ucapnya.

Selain itu, Dirinya juga meminta, agar semua pihak aktif mensosialisasikan posyandu di semua desa. Baik kader PKK, penyuluh milik dinas kesehatan, dan juga Pendamping Desa.

"Untuk giat sosialisasi posyandu di tengah masyarakat. Karena setiap desa ada posyandu yang dijadwalkan setiap bulan, sehingga perlu lebih dimanfaatkan. Ajak ibu-ibu yang memiliki balita untuk aktif memeriksakan anak mereka dan memberikan campak yang lengkap," tutupnya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 26 Maret 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional