Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Kejaksaan Polisi Bidik Dandes, Wagub Ingatkan Jangan Main-Main Pemanfaatannya

Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengingatkan soal peruntukan/pemanfaatan pengelolaan Dana Desa (Dandes) harus sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Karena Dandes tersebut bukan berasal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) namun merupakan dari pusat sehingga dalam pemeriksaannya bukan melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) namun langsung ditangani oleh pihak Kejaksaan dan Kepolisian.

"Mulai dari perencanaan dan pelaksanaan hingga pengawasan itu ditangani aparat penegak hukum jika ada indikasi penyalagunaan dandes tersebut, jadi jangan main-main," pesan wagub saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Permendes PDTT nomor 16 tahun 2018 Tentang Prioritas Pembangunan Dana Desa dan Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan Dana Desa dan Evaluasi Pendamping P3MD dan PD Provinsi Sulut, yang dirangkaikan dengan penyerahan BPJS Ketenagaankerjaan kepada Tenaga Pendamping Profesional, yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (5/3).

Disamping itu menurutnya, mungkin program Dana Desa tersebut merupakan program satu-satunya yang ada di dunia. Apalagi, ditambah dengan adanya besaran anggaran yang digelontorkan pemerintah pada setiap tahun yang terus naik, maka diharapkan kepada tenaga pendamping desa yang tersebar di wilayah Sulawesi Utara harus menjadi pelopor sekaligus motor penggerak dalam pembangunan di desa.

"Seperti yang selalu diingatkan dan disampaikan pak Gubernur (Olly Dondokambey) bahwa pendamping desa harus mampu menjadi agen perubahan di setiap desanya, serta terlibat aktif dalam setiap fase, mulai dari perencanaan hingga pelaksananan pembangunan desa," pintah Kandouw.

Dimana diungkapkannya juga bahwa Dandes pada tahun 2019 ini, Provinsi Sulut kecipratan anggaran sebesar kurang lebih 1,2 Triliun sehingga dalam pemanfaatannya harus betul-betul dioptimalkan.

"Saya berharap agar Dandes pemanfaatannya harus tepat sasaran output dan outcome, jangan cuma jadi tapi tidak ada pemanfaatannya. Dandes ideal harus berkelanjutan demi pemanfaatan kesejahteraan masyarakat umum sesuai program nawacita dari pak Presiden Jokowi," tandas Wagub.

Hadir dalam kegiatan itu diantaranaya Kadis PMD Sulut Royke mewoh, Pihak BPJS Ketenagakerjaan, beserta ratusan Tenaga Pendamping Desa.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 05 Maret 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional