Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Jago Merah Lahap Rumah Warga, Rudi: Kita Sudah Berikan Bantuan

Kadis Sosial Boltim saat berada di lokasi kebakaran Bongkudai Baru.

Boltim, detiKawanua.com - Musibah kebakaran terjadi di desa Bongkudai Baru, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Senin (11/3/2019) pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wita, alami kerugian ratusan juta rupiah.

Hal tersebut dikatakan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim Rudi S Malah, bahwa benar adanya kejadian naas (kebakaran-red) satu rumah warga, keluarga Malintik di Desa Bongkudai Baru sekitar jam sepuluh pagi tadi. 

"Tidak ada korban jiwa. Hanya saja rumah mereka ludes terbakar si jago merah," terang Rudi saat dihubungi melalui via seluler (Hp), Senin (11/3/2019).

Kronologi kebakaran tersebut, kata Rudi, belum diketahui secara pasti. Apakah dari aliran listrik (korsleting) atau kompor gas. Sebab, menurut keterangan pihak korban, kata Rudi, saat kejadian mereka tidak berada di rumah. Mereka pergi ke kebun, sedangkan anak-anak ke sekolah. Untuk kerugiannya sekitar Rp 150 juta. 

"Terdapat mesin gilingan jagung, mesin sensor dua buah dan peralatan rumah tangga lainnya, semuanya hangus terbakar (rata tanah-red) dengan rumah. Tidak ada korban jiwa," jelasnya kepada media ini.

Lanjutnya, kita sudah memberikan bantuan kepada pihak keluarga yang terkena musibah.

"Dinsos Boltim, langsung memberikan bantuan berupa sembako, peralatan dapur satu set, pakaian baju celana, handuk serta sabun. Nantinya, masih ada bantuan akan diberikan kembali kepada mereka, yakni pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan anggaran senilai Rp 20 juta," ungkap Rudi.

Dia menambahkan, semoga dengan adanya musibah kebakaran tersebut, akan jadi pelajaran kita bersama untuk selalu berhati-hati jika hendak meninggalkan rumah. Periksa aliran listrik, dan kompor gas atau api di tungku yang bakal menjadi sumber adanya kebakaran.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 11 Maret 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional