Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SPSE 4.3 Resmi Dibuka Bupati

Bupati Boltim saat Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SPSE 4.3.

Boltim, detiKawanua.com - Untuk merealisasikan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Pemkab Boltim), menyelenggarakan sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 untuk Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan. 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (12/2/2019). 

Dalam sambutannya, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengatakan, bahwa pemerintah dari tahun ke tahun terus berupaya semaksimal mungkin, memperbaiki mekanisme pengadaan barang/jasa.

"Sejumlah regulasi diterbitkan pemerintah. Tujuannya, untuk lebih memutakhirkan tentang sistem pelayanan khususnya pengadaan barang jasa di lingkungan pemerintah daerah," katanya.

Aturan-aturan baru yang diterbitkan itu, kata Bupati, merupakan wujud keseriusan pemerintah yang menginginkan proses pengadaan barang/jasa benar-benar dilakukan dengan baik. "Dan itu perlu didukung pemahaman, yang mumpuni dari para pemangku kepentingan," tutur Bupati.

Sebelumnya, Kepala Bagian Infrastuktur Pengadaan Barang dan Jasa (IPBJ) Setda Boltim, Haris Pratama Sumanta juga menyampaikan, sesuai peraturan kepala LKPP disebutkan bahwa seluruh pengadaan melalui penyedia wajib dilakukan melalui SPSE.

"Jika sebelumnya dilakukan manual, tahun ini sudah harus melalui aplikasi. Kalau dulu PPK bisa ke ULP untuk tender atau lelang, tahun ini tidak bisa, pertemuan PPK dan Pokja tidak ada lagi, semua dilakukan melalui aplikasi," terang Haris siang tadi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Ir. Hi. Muhammad Assagaf serta seluruh pimpinan perangkat daerah Pemkab Boltim.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 12 Februari 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional