Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

"Perang Dingin" BNI Vs BSGo, Gubernur Olly Sebut Besar Memakan Yang Kecil Untuk BNI

Manado, detiKawanua.com - Persoalan pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Bolmong dari Bank Sulut Gorontalo (BSGo) ke BNI yang menyeret para ASN Bolmong atas hal piutang (ke BSGo), oleh Gubernur Olly Dondokambey pun tak menyalahkan kepala daerah-nya karena hal tersebut sesuai aturan undang-undang dan hak dari kepala daerah yang bersangkutan.

"Itu hal yang lumrah karena sesuai aturan, tapi kebijakan dari bank besar yang berlebihan di daerah itu yang tak sesuai," ungkapnya usai peringatan 3 tahun kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey-Wagub Steven Kandouw) yang digelar si Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Selasa (12/02).

Selain itu ketika dikonfirmasikan apakah soal pemindahan RKUD tersebut sudah diketahui atau sudah difasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Olly pun menjawab singkat bahwa sudah dilakukan.

"Pastilah ada solusinya," ujar gubernur.

Namun disisi lain, dirinya menyayangkan akan cara yang digunakan salah satu bank BUMN (BNI) itu pada notabanenya adalah kapitalis.

Pernyataan tegas dikeluarkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, saat diwawancarai

"Yang besar memakan yang kecil itu kapitalis, dan apa yang dipraktekkan BNI bertentangan dengan ekonomi Pancasila," tegas gubernur.

Adapun pihak BNI belum dapat menjelaskan secara detail bahkan enggan memberikan tanggapan kepada wartawan dengan dalil menunggu tanggapan dari BNI di pusat (Jakarta).

"Saya tak mau menanggapi, tunggu saja dari pusat. Dan nanti ada press release-nya itu saja yang ditulis. Intinya yang terbaik untuk Sulut," jawab  Kepala Jaringan dan Layanan di Kanwil BNI Manado Ferry Sinaga saat diwawancarai wartawan Jumat lalu.

Berikut press release yang diterbitkan pihak BNI terkait dengan pemindahan RKUD Pemkab Bolmong:

1. BNI adalah salah satu bank milik negara yang menjalankan salah satu fungsinya sebagai agen pembangunan. Untuk itu BNI berkomitmen dalam memberikan solusi dan layanan terbaik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat.

2. Dalam menjalankan fungsinya BNI berpijak pada prinsip-prinsip pelayanan perbankan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Tentang adanya permasalahan pinjaman ASN di Pemkab Bolaang Mongondow di Bank Sulut-Go, BNI bersedia menjadi bagian solusi yang terbaik dengan tetap patuh pada peraturan yang berlaku.

Sementara itu oleh Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan apa yang dilakukan sesuai dengan ketentuan undang-undang, yang menyatakan bahwa kepala daerah berhak memindahkan RKUD pada bank untuk lebih baik.

"Dengan memegang prinsip-prinsip bisnis dan pertimbangan keuntungan bagi daerah," kata Yasti yang saat itu turut hadir dikegiatan peringatan HUT ke-3 OD-SK.

(*/IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 13 Februari 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional