Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pemkab Minahasa Turut Prihatin dan Berbelasungkawa Atas Musibah Banjir Longsor Manado

Minahasa, detiKawanua.com - Musibah bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Jumat (01/02) di wilayah Kota Manado dan sekitarnya, nampaknya menjadi perhatian khusus dari pemerintah tidak hanya dari Pemprov Sulut dan Pemkot Manado, namun perhatian akan rasa kepedulian pun datang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa yang dipimpin Bupati Minahasa, Royke O. Roring (ROR) dan Wakil Bupati, Robby Dondokambey (RD).

Bupati mengungkapkan rasa keprihatinan dan turut berbelasungkawa atas insiden bencana alam yang sampai merenggut korban jiwa tersebut.

"Atas bencana banjir dan korban jiwa di Kota Manado dan sekitarnya, mari kita doakan kiranya diberikan kekuatan serta semoga cuaca extrim hujan tidak lagi berkelanjutan sehingga terhindar dari bencana nantinya," ujar Roring, melalui pesan singkat WhatsApp (WA) kepada wartawan.

Selain itu, ROR (sapaan akrab bupati yang juga pernah menjabat sebagai Plt Walikota Manado itu) meghimbau bagi seluruh masyarakat Minahasa yang khususnya menempati tempat tinggal diwilayah rawan bencana seperti diperbukitan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar tetap waspada.

"Begitupun bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar selalu waspada terhadap tanah longsor maupun pohon tumbang," ingatnya.

Demikian juga terkait dengan mengantisipasi wabah penyakit DBD, bupati juga mengingatkan agar selalu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar terutama dalam lingkup rumah tinggal masyarakat.

"Mari kita tetap menjaga serta disiplin melaksanakan langkah 3M Plus yakni, selain Menguras, Menutup tempat-tempat penampungan air, serta Mengubur sampah, juga Plus-nya adalah 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; 3) Menggunakan kelambu saat tidur; 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk; 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk, 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk," terangnya.

"Apabila sudah ada yang positif dinyatakan DBD, segera di tindak lanjuti, lakukan fogging (membunuh nyamuk dewasa), serta untuk pasien DBD dilayani/ kunjungi oleh perangkat guna memastikan pelayanan terhadap pasien sudah dilaksanakan secara maksimal," jelas Bupati ROR sembari mengingatkan dan berharap agar hal ini bisa dilaksanakan laksanakan bersama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 02 Februari 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional