Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Pemeriksaan BOS Triwulan Empat 2018, Mahmud: Kita Sudah Siapkan Spj Penggunaan Dana

SMP Negeri 2 Tutuyan.

Boltim, detiKawanua.com - Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima pihak sekolah di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dinilai berjalan dengan semestinya sesuai aturan dan penggunaannya.

Beberapa waktu lalu Kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii saat dikonfirmasi terkait penggunaan dan BOS di sekolah-sekolah, saat pihaknya melakukan evaluasi BOS mengatakan, dalam proses evaluasi sekitar sembilan puluh persen pihak sekolah sudah memahami tentang sistem penganggaran dana BOS sesuai dengan RKAS.

"Hanya saja, ada beberapa yang perlu dibenahi administrasinya untuk sekolah SD SMP," kata Yusri.

Kepala Inspektorat Daerah Boltim, Meike Mamahit juga mengatakan, dalam waktu dekat Inspektorat melakukan pemeriksaan dana BOS triwulan IV dan tindak lanjut triwulan I II III yang belum selesai.

"Kita lakukan pemeriksaan BOS di sekolah mulai tanggal 4 Februari," ucap Meike pekan kemarin

Sementara, pihak sekolah pengguna dana BOS, salah satunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Negeri Tutuyan melalui Kepala Sekolah (Kepsek) Darwis Mahmud menuturkan, untuk BOS di tahun 2018 kemarin ada sekitar Rp 62 juta pada tahap empat. Sedangkan total setahun dana Bos disekolahnya Rp 235 juta sesuai dengan jumlah siswa siswi.

"Salah satunya digunakan untuk pembelian ATK. Besaran danannya, sesuai jumlah siswa yakni 235 siswa siswi. Dan dibahagi empat triwulan serta pembelian buku K13 20%. Untuk pemeriksaan oleh pihak Inspektorat daerah terkait dana BOS triwulan akhir 2018, kita sudah siapkan pertanggungjawaban pengunaan BOS. Kalau tahap awal di tahun 2019 ini, kita masih menunggu dana BOS," terang Mahmud, Senin (04/02/2019).

Lanjutnya, akhir pekan kemarin pihaknya melakukan rapat tentang tata tertib sekolah. Rapat dilakukan di sekolah, guna tata tertib sekolah.  Diataranya, pengawasan siswa siswi pada jam sekolah, jam istrahat. Mereka tidak harus keluar sekolah pada jam pelajaran serta istrahat tidak diperbolehkan keluar halaman sekolah.

"Juga kita lakukan pemeriksaan tepat di pintu masuk, di antaranya, handphone tidak boleh dibawa di dalam kelas karena ini sangat menggganggu proses belajar mengajar. Semuanya demi siswa iswi agar mereka nantinya akan menjadi siswa yang baik," papar Mahmud siang tadi di ruang kerjanya.

Diketahui, jumlah SDN di Boltim ada 58 dan SMP ada 28. SMP Negeri 2 Tutuyan, berdiri pada tahun 1975.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Senin, 04 Februari 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional