Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Nelayan Keluh Bantuan, Ini Kata Erna

Warga Nelayan Tutuyan III.

Boltim, detiKawanua.com - Sejumlah bantuan akan disalurkan Dinas Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di tahun anggaran 2019 ini.

Bantuan tersebut, kata Kepala Dinas Perikanan Boltim, Erna Mokodongan bahwa pengadan motor tempel 10 unit, dengan anggaran Rp 380 juta, sumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). 

"6 unit perahu pelang Rp 660 juta DAK,alat deteksi ikan 34 unit Rp 170 juta DAK. Penyaluran bantuan tersebut, semuanya ditahun ini," terang Erna kepada media ini.

Lanjutnya, khusus untuk alat deteksi ikan hanya diperuntukan kepada nelayan punya perahu pelang. "Bantuan dimaksud, untuk para nelayan," kata Mokodongan di ruang kerjanya, (6/2/2019).

Sebelumnya, sejumlah warga nelayan desa Tutuyan lll meminta bantuan alat kebutuhan nelayan melalui instansi terkait. Kami sudah pernah masukan proposal, untuk bantuan beberapa waktu lalu (2018) dan sudah diterima. 

"Namun, kami harapkan ada bantuan mesin tempel (katinting-red). Kami butuh katinting untuk satu orang satu mesin bukan kelompok," ungkap warga nelayan saat bersua awak media ini.

Mereka mengaku, sudah pernah menerima bantuan dalam bentuk kelompok. Pun untuk jualan ikan, kami hanya menggunakan sepeda biasa. 

"Kami mengharapkan ada bantuan motor roda dua, guna dipakai jual ikan keliling. Jika diberikan bantuannya, kami sangat bersyukur. Kami sangat berharap," papar Sene Bedi, yang turut diiyakan Norma, Rabu siang tadi.
Sementara, Kepala Dinas Perikanan menambahkan, apa yang dikeluhkan oleh warga nelayan, akan diupayakan dalam bentuk bantuan. 

"Akan diupayakan apa yang menjadi keluhan warga nelayan. Namun, kita lihat dan sesuaikan dengan anggaran yang ada," jelas Erna.

Saya imbau kepada warga penerima bantuan alat-alat nelayan yang dberikan pemerintah, supaya dirawat, dipelihara, dijaga, dan tidak boleh diperjualbelikan. Boleh dipinjamkan, tetapi hanya untuk sesama (orang) kelompok penerima," imbaunya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 06 Februari 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional