Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ingatkan Tidak Terlibat Hukum, OD-SK Secara Tegaskan ke Ribuan ASN-nya

Manado, detiKawanua.com - Mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, pada Kamis(7/2) kemarin telah melantik Pejabat Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Sulut, yang digelar di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur.

Pada kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Fungsional Tertentu  diihadapan 287 pejabat fungsional yang diambil sumpah tersebut, Wagub Kandouw menekankan tiga (3) hal penting terkait kinerja, yakni Dedikasi dan Loyalitas, Integritas, serta Prestasi.

"Anda dilantik sebagai PNS di Pemprov, bukan dilingkungan  perusahaan keluarga anda. Olehnya, loyalitas sudah jelas dan harus tegak lurus atasnya jelas hirarki koordinasi harus jalan bagi ASN dan THL bekerja secara maksimal serta selalu berkoordinas dan loyal terhadap atasan," kata Kandouw.

Lanjut Kandouw yang kedua  Integritas, tahun lalu ada sekitar seratus lebih ASN yang bermasalah dengan hukum.

"Tahu ini saya tidak mau lihat dan dengar ASN bermasalah dengan hukum, dan kalau bermasalah tentu akan berhadapan langsung dengan Aparat Penegak Hukum," tegasnya.

Lebih lanjut Kandouw mengatakan ketiga adalah prestasi, semua harus berprestasi tupoksi sudah jelas  bapak Gubernur ingin supaya ada parameter yang jelas tupoksi masing- masing semua harus empiris atau bisa dinilai  dan harus merit system sudah tidak jaman "ilmu tape".

"Sudah tak zaman lagi istilah tape. tape teman, tape saudara, tape keluarga. Jangan mentang-mentang punya keluarga atau kenal kepala SKPD sehingga kinerja tak maksimal, semua harus berprestasi," ujar Kandouw.

Dirinya berharap agar semua PNS dan THL meningkatkan prestasi. Sebab, dalam penilaian kinerja, Pemprov Sulut menggunakan sistem Reward dan Punishment

"Yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang tidak, akan dievaluasi kinerjanya," ungkapnya

Menurutnya lagi, fenomena yang terjadi dilingkup ASN Pemprov Sulut itu 40 persennya "kontraktor", (bukan kontraktor proyek) namun tiap tahun pindah kontrak rumah.

"Sebab itu saya ingatkan untuk mengatur roadmap keuangan. PNS harus berpikir jangka panjang untuk hidup, jangan hidup bergaya hedonisme atau hidup boros  lebih baik tidak ada mobil dari pada tidak ada rumah," harap wagub seraya mensuport para ASN untuk bekerja dengan baik dan selalu andalkan Tuhan, harus ada Sense of Belonging terhadap pekerjaan agar output dan outcome jelas, harus punya dedikasi dan loyalitas integritas  serta prestasi untuk memberikan yang terbaik bagi semua orang.

Sementara itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menuturkan bahwa, pengambilan sumpah bagi tenaga fungsional seperti ini akan dilakukan tiap beberapa bulan

"Tiap beberapa bulan akan ada lagi. Kalau tadi yang paling banyak guru, perawat, auditor dan tenaga fungsional lainnya," singkat Suluh.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 08 Februari 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional