Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Dinyatakan Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Pemilu, FER Tidak Kaget Dengan Putusan Gakkumdu

Felly Estelita Runtuwene

Manado, detiKawanua.com - Calon Anggota DPR-RI dari Partai Nasdem, Felly Estelita Runtuwene (FER mengatakan, tidak kaget setelah dirinya dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana Pemilu oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian.

Ungkapan tersebut disampaikan kepada wartawan saat ditemui di Sekretariat Partai Nasdem Sulut, jum'at (22/02).

“Dari awal keyakinan ibu tenang-tenang aja, tidak ada rasa khawatir sama sekali,  untuk persoalan ini ibu tidak kaget karena apa yang ibu lakukan tidak sesuai yang dituduhkan, dan itu tidak ibu lakukan,” ujar Runtuwene.

”Bagi ibu kompetitor boleh ngomong apa pun, begitu pun masyarakat. Masyarakat mau ngomong apa, plus minus nya saya biarkan saja. Tapi ibu yakin, orang boleh berdusta di mulut, tapi sebenarnya ada yang melihat dan menilai tentunya, Dia tidak pernah tidur dan Dia menilai setiap macam persoalan yang ada,” sambungnya.

FER juga mengucap syukur terkait masalah yang baru dihadapinya karena masih bisa menghirup udara segar dan masih karuniai kesehatan.

“Walaupun sempat mengalami masalah, Ibu selalu mengucap syukur kepada Tuhan karena bisa setiap hari menikmati udara segar, ini sudah luar biasa bagi ibu. Kalau hanya sekedar perkara jabatan, perkara calon, itukan sudah urusan yang kesekian, jadi yang paling ibu mengucap syukur bisa menghirup udara segar dengan kesehatan yang prima,” ungkap pemenang "Forward Award 2018" sebagai Anggota DPRD Sulut Paling Kritis ini.

FER juga mengingatkan kapada Caleg lain agar berhati-hati dan jangan pernah merusak nama baik Caleg yang lain untuk kepentingan pribadi.

“Hati-hati saja karena ada saja oknum yang memanfaatkan momentum politik untuk kepentingan tertentu,” Tutup FER. (Enda)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 22 Februari 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional