Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Terkait Beredar Vidio Di Medsos, FER Bantah Lakukan Kampanye di Unima

Felly Estelita Runtuwene.

Manado, detiKawanua.com  – Terkait dugaan melakukan kampanye di Universitas Manado (Unima),  Calon DPR-RI Dapil Sulut dari partai Nasdem Felly Estelita Runtuwene (FER) membantah membagikan uang dan sovenir bertuliskan namanya beserta logo partai pada mahasiswa  peserta pembekalan KKN.

Dirinya membantah kalau sovenir pulpen yang di dalamnya berisi uang Rp. 100.000 dalam vidio yang beredar di sosial media (Sosmed) adalah tidak benar.

"Pertama, pulpen tersebut tidak bisa dibuka dari atas tapi kenapa dalam video itu, seakan-akan uangnya keluar dari atas. Pulpen itu hanya bisa dibuka dari bawah. Kedua, saya sudah coba memasukan uang 100 ribu didalam tapi isi dari pulpen tersebut tidak bisa dimasukan, otomatis dalam pulpen itu tidak bisa diselip uang,” jelas FER, rabu (30/01).

FER mengatakan dirinya tidak pernah menginstruksikan kepada Timnya untuk membagikan pulpen berlogo partai dan namanya untuk mahasiswa KKN di Kampus Unima waktu itu, pulpen itu hanya dikhususkan untuk diberikan kepada relawan FER.

Maka dari itu, FER menjelaskan bahwa dirinya sedang meneliti Tim FER yang membagikan Pulpen itu.

“Terkait masalah itu, saya sementara meneliti Tim itu ada apa, karena harusnya Tim ini tahu bahwa di situ tidak boleh membagikan Pulpen berlogo. Saya juga tidak mungkin mengontrol sedemikian rupa karena sudah dipercayakan oleh Tim FER,” ujarnya.

Politisi  yang merupakan langganan penghargaan 'Forward Award'  sebagai Legislator paling kritis di DPRD Sulut ini menghimbau kepada oknum mahasiswa yang membuat dan membagikan rekayasa vidio tersebut agar segera menyadari kesalahan mereka.

"untuk adik – adik mahasiswa unima yang sengaja membuat video itu agar kiranya bertobat dan jangan terpengaruh oleh kelompok-kelompok tertentu," tandas FER. (*/Enda)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 30 Januari 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional