Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Ini Program Pembangunan Skala Prioritas Desa Tombolikat Induk

Sangadi Desa Tombolikat, Muhamma Nur Alheid.

‌Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Tombolikat Induk, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), di tahun ini mempunyai sejumlah program kerja guna pembangunan desa baik fisik maupun pemberdayaan.
‌Saat dikonfirmasi media ini, Kepala Desa (Sangadi-red) Tombolikat Induk Muhammad Nur Alheid menuturkan, beberapa pekan kemarin Saya sudah melakukan Musyawarah Desa (Musdes) mengenai rencana pembangunan, baik fisik maupun pemberdayaan melalui usulan masyarakat.

"Asa sejumlah program pembangunan tahun ini, di antaranya yang kita prioritaskan pembuatan drainase sekitar 500 meter, tepat di jalan lingkar desa. Karena, jika di musim hujan genangan air akan merembes di sebagian rumah warga. Jadi kita antisipasi genangan air dengan pembuatan drainase pasangan kiri-kanan," ujar Nur.

‌Jadi sesuai dengan hasil Musdes, bisa dipastikan kita lakukan. Sebab itu usulan masyarakat yang masuk dalam skala prioritas. Kita lihat nanti anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan drainase.

"Saya sudah pernah konsultasikan usulkan ke dinas terkait, PUPR Boltim, soal pembuatan drainase walaupun sebagian kita akan gunakan dana desa. Anggarannya sekitar Rp 250 juta," terangnya, Rabu (30/01/2019).
‌Lanjutnya, juga direncanakan pemasangan paving blok untuk jalan ke TK Paud, jalan menuju BPU, dan jalan masuk lorong dusun V.

"Semua jalan paving blok tersebut, skala prioritas. Juga usulan kita ke instansi terkait, tahun ini perbaikan peningkatan jalan Pantai Tombolikat dengan aspal hot-mix, anggarannya sekitar Rp 1,8 milliar," ucapnya.
‌Dia menambahkan, pemberdayaan kita rencanakan pengadaan motor roda tiga (Viar-red) guna angkutan sampah. Selain itu biasa digunakan sebagai pengangkut kursi desa jika ada keperluan di tempat lain.

"Kita sudah siapkan lahan pembuatan tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) dengan luas sekitar 20 kali 30 meter. Kemungkinan dana pembangunannya Rp 70 juta. Kita bangun dalam waktu dekat ini," jelas Nur.
‌Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boltim, Sjukri Tawil mengatakan, bahwa penanganan sampah, sesuai instruksi Bupati diserahkan ke masing-masing desa. Sehingga baik dana, operasional dan teknis diserahkan ke desa. Namun, kalau ada desa yang akan membuat TPSS kita akan bantu secara teknis, serta sosialisasi pemilahan sampah.

"Melalui tahapan, kita sudah lakukan sosialisasi mengenai sampah. Saya apresiasi desa-desa yang melakukan pembangunan TPSS sesuai instruksi Bupati, untuk penanganan sampah di desa masing masing. Secara teknis DLH akan bantu, semua desa serta penananganan sampah di sekolah-sekolah" papar Sjukri via seluler (Hp), siang tadi.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 30 Januari 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional