Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

Apel Kerja Perdana 2019, Bupati Evaluasi Langsung Kedisiplinan ASN Boltim

Bupati Boltim Sehan Landjar saat memimpin Apel Kerja Perdana 2019.

Boltim, detiKawanua.com - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kepala desa (Sangadi) dan aparat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (03/01/2019) mengikuti apel kerja perdana di halaman Kantor Bupati. Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Sehan Salim Landjar SH.

Apel kerja diawali dengan laporan kehadiran ASN, maupun tenaga honorer di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan desa. Tidak sedikit SKPD maupun desa yang ASN dan aparatnya tidak hadir tanpa keterangan. Bahkan, kurang lebih 20 desa, baik Sangadi maupun perangkatnya, tidak hadir. Kendati demikian, terdapat beberapa SKPD yang ASN serta tenaga honorernya hadir 100 persen.

Dalam penyampaiannya, Bupati kembali menegaskan tentang tingkat kedisiplinan ASN. Selain itu, kinerja ASN dan aparat desa juga wajib untuk ditingkatkan.

"Melalui momentum tahun baru ini, kita wajib tingkatkan kedisiplinan dan kinerja. Haram hukumnya bermalas-malasan. Sebab, Saya tahu persis jika ada ASN yang kerja ogah-ogahan, tapi terima gaji dan TKD-nya full. Ini jelas tidak adil untuk ASN maupun honorer lain yang setiap hari kerja keras. Untuk itu, absen yang telah dikumpul oleh BPKSDM hari ini, Saya minta agar dimasukkan ke ruangan Saya," tegas Bupati.

Lanjut Bupati, berdasarkan laporan yang telah disampaikan oleh para pimpinan SKPD maupun Sangadi, untuk ASN yang tidak mengikuti apel tanpa keterangan, TKD-nya dipotong 50 persen. Sedangkan tenaga honorer diinstruksikan untuk diberhentikan. Sementara untuk aparat desa yang ‘kumabal’, Bupati menginstruksikan untuk dilakukan usulan pergantian lewat prosedur yang berlaku dalam Perbup, yakni diusulkan lewat Pemerintah Kecamatan setempat.

"ASN yang tidak hadir tanpa keterangan, sudah Saya instruksikan kepada Badan Keuangan agar TKD mereka dipotong 50 persen, sedangkan untuk honorer langsung dipecat saja. Saya pikir sudah cukup waktu libur kita, jangan ada lagi yang tambah libur, apalagi tanpa keterangan yang masuk akal," tandas Bupati.

Bupati juga menerangkan, bahwa usai pelaksanaan apel kerja, akan dilanjutkan dengan rapat evaluasi dengan seluruh pimpinan SKPD, terkait penggunaan anggaran APBD tahun 2018. Dilanjutkan hari Jumat (04/01) rapat evaluasi dengan seluruh Sangadi se-Kabupaten Boltim.

"Dalam rapat tersebut akan kita lakukan evaluasi. Tidak menutup kemungkinan, hasilnya nanti akan menjadi pertimbangan tim Baperjakat. Untuk itu, Saya mengajak kita semua agar di tahun baru ini, mari tanamkan spirit dan semangat kerja yang baru, karena di tahun baru ini pasti akan ada sesuatu yang baru pula," pungkas Bupati.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 03 Januari 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional