Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Serap Aspirasi Tenaga Pendidikan, Gubernur Bakal Turun Langsung Ke Sekolah

Manado, detiKawanua.com - Guru kelas berbeda dengan tukang jual obat, karena guru dibekali dengan metode belajar yang baik, hingga benar-benar menjadi guru profesional bukan guru amatiran.

"Oleh karenanya guru harus mentransfer otaknya ke murid, dan begitupun dengan kepala sekolah wajib memeriksa perangkat belajar siswa dan guru,” demikian diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang saat mewakili Gubernur Olly Dondokambey membuka Peringatan Hari Guru Nasional, ke-73 Provinsi Sulut, Rabu (5/12) di Aula Mapalus kantor Gubernur.

Lanjutnya, guru profesional adalah guru yang dapat memimpin dengan menyertai berbagai perangkat pelajaran yang dibutuhkan sekolah.

"Untuk itu guru harus melakukan perubahan signifikan. Menyangkut kesejahteraan guru dan pengawas itu harus dituangkan dalam rencana anggaran, karena pak Gubernur sangat memperhatikan aspek pendidikan.Bahkan menurut Ibu Kadis Pendidikan Daerah Sulut, dalam waktu dekat ini sertifikasi tahap tiga dan empat akan segera dicairkan,” terang Humiang, sembari menambahkan Pemprov Sulut juga telah memprogramkan kunjungan kerja (Kunker) ke sekolah.

“Tujuannya, Pak Gubernur ingin mendapatkan informasi dan aspirasi secara cepat dan tepat dari tenaga kependidikan, bahkan sudah beberapa sekolah yang dikunjungi,” pungkasnya.

Turut Hadir Kadis Dikda Provinsi Sulut Grace Punuh, para Kepala Sekolah beserta guru dan siswa.

(IsJo/*)Serap Aspirasi Tenaga Pendidikan, Gubernur Bakal Turun Langsung Ke Sekolah


Manado, detiKawanua.com - Guru kelas berbeda dengan tukang jual obat, karena guru dibekali dengan metode belajar yang baik, hingga benar-benar menjadi guru profesional bukan guru amatiran.

"Oleh karenanya guru harus mentransfer otaknya ke murid, dan begitupun dengan kepala sekolah wajib memeriksa perangkat belajar siswa dan guru,” demikian diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang saat mewakili Gubernur Olly Dondokambey membuka Peringatan Hari Guru Nasional, ke-73 Provinsi Sulut, Rabu (5/12) di Aula Mapalus kantor Gubernur.

Lanjutnya, guru profesional adalah guru yang dapat memimpin dengan menyertai berbagai perangkat pelajaran yang dibutuhkan sekolah.

"Untuk itu guru harus melakukan perubahan signifikan. Menyangkut kesejahteraan guru dan pengawas itu harus dituangkan dalam rencana anggaran, karena pak Gubernur sangat memperhatikan aspek pendidikan.Bahkan menurut Ibu Kadis Pendidikan Daerah Sulut, dalam waktu dekat ini sertifikasi tahap tiga dan empat akan segera dicairkan,” terang Humiang, sembari menambahkan Pemprov Sulut juga telah memprogramkan kunjungan kerja (Kunker) ke sekolah.

“Tujuannya, Pak Gubernur ingin mendapatkan informasi dan aspirasi secara cepat dan tepat dari tenaga kependidikan, bahkan sudah beberapa sekolah yang dikunjungi,” pungkasnya.

Turut Hadir Kadis Dikda Provinsi Sulut Grace Punuh, para Kepala Sekolah beserta guru dan siswa.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 05 Desember 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional