Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pembangunan RTLH Capai 90 Persen, Rudi: 2019 Bakal Bangun Seribu Unit

Kadisdinsos Boltim, Rudi S Malah.

Boltim, detiKawanua.com - Pembanguan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Bolaang Mongondow Timur saat ini masih terus dilakukan, meski waktu batas ketentuan atau deadline-nya tinggal beberapa pekan ke depan.

Dituturkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Rudi S Malah, bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pembangunan RTLH.

"Walaupun sudah hampir waktu deadline, kita tetap pecu pembangunannya. Sekarang sudah capai sekitar 90% dari jumlah 750 unit dibangun tahun ini," jelasnya.

Sudah hampir 600 unit selesai dibangun. Di kecamatan Kotabunan hampir semua selesai. Kecamatan Tutuyan pun hampir semuanya rampung. Rata-rata setiap kecamatan sudah 75%.

"Untuk pembangunan RTLH di lahan yang telah dihibahkan PT Ranomout seluas 11 Hektare (Ha) dengan kapasitas  600 unit RTLH, dengan tahap pertama yakni 210 unit, saat ini sudah 18 unit selesai dibangun dengan pekerjaan masih berjalan. Kita upayakan 30 unit hingga batas waktu pekerjaan. Per unit anggarannya senilai Rp18.223.000. Total anggaran 210 unit tersebut, Rp 3.826.830.000 dengan ukuran rumah 6x5 meter. Lokasi pembangunan tepat di desa Tutuyan II kecamatan Tutuyan," paparnya, Rabu (5/12/2018).

Dirinya menambahkan, pihaknya akan turun lapangan guna memverifikasi bagi penerima RTLH dan bantuan lainnya tahun depan.

"2019 40 Kelompok usaha bersama (Kube) setiap kelompok 10 orang, anggarannya APBN. Barang bantuannya sesuai dengan kebutuhan kelompok. Kemudain kita merekrut tenaga pendamping Kube, yang nantinya dites di Dinsos Boltim. tahap pertama kita perlukan 3 orang untuk kecamatan Nuangan, Tutuyan, dan Modayag. Juga di tahun depan, APBD  ada 800 unit RTLH dibangun, 150 unit APBN. Dana dekon dari provinsi, 200 unit untuk rumah pesisir, itu dibangun desa Jiko Blanga, desa Jiko, desa Matabulu, desa Jiko Utara, desa Loyow, serta desa Iyok," terang Rudi, siang tadi.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 05 Desember 2018

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional