Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Lantik GEMA Manado, Herson Mayulu: Pilpres Bukan Pilih Kepala Suku, Tapi Pemimpin Indonesia

Haji Herson Mayulu (H2M) memberikan sambutan di pelantikan Pengurus GEMA Manado, Senin (17/12/2018).

Manado, detiKawanua.com - Rakyat Indonesia di Pilpres nanti akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, bukan memilih kepala suku. Karena itu, jangan hanya karena suku yang sama, lalu 'tergoda' memilih calon lain.

Pernyataan tegas ini disampaikan Haji Herson Mayulu selaku Ketua Gerakan Ma'ruf Amin (GEMA) Sulawesi Utara (Sulut) saat melantik Pengurus GEMA Kota Manado di Hotel Bersehati Manado, Senin (17/12/2018) malam.

Caleg DPR RI Dapil Sulut dari PDIP ini melanjutkan, memilih pemimpin Indonesia periode 2019-2024 harus melihat track record dan visi-misi pasangan calon, bukan karena pertimbangan memiliki suku yang sama dengan si calon.

"Jangan karena Prabowo-Sandi memiliki darah Sulut dan Gorontalo, lalu kita di Sulut (yang banyak orang Gorontalo) otomatis memilih mereka. Ingat, kita bukan memilih kepala suku, tapi presiden dan wapres yang akan membawa Indonesia Bersih, Merakyat dengan Kerja Nyata-nya," terang Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulut ini.

"Dan pilihan Jokowi kepada KH Ma'ruf Amin salah satunya untuk menjamin pemerintahan ke depan bersih dari korupsi, serta meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia," tambah Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode ini.

Hadirnya GEMA, menurut H2M, adalah mewujudkan keinginan Jokowi dan Ijtima Ulama. Sebagai relawan KH Ma'ruf Amin, GEMA turut berjuang menyatukan ummat khususnya warga NU agar tidak terpecah belah dan terkotak-kotak.

"Bukan ummat menginginkan wapres harus seorang ulama? Pasangan Jokowi adalah ulama. Beliau adalah KH Ma'ruf Amin. Jangan lihat fisiknya, tapi lihat otaknya. Kyai Ma'ruf adalah ulama yang cerdas, pakar ekonomi, dan memiliki track record yang bersih. Pemimpin seperti ini yang dibutuhkan Indonesia di masa depan," papar Mayulu.

"Karena itu GEMA harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan KH Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 17 April 2019 mendatang," pungkas Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sulut ini.

Turut hadir dalam pelantikan ini, Hilman Idrus selaku Caleg DPRD Sulut Dapil Manado dari PDIP, Sekretaris NU Sulut, Pengurus KWI Sulut, perwakilan Ormas Islam baik NU, Muhammadiyah dan SI, Pengurus GEMA Sulut, Pengurus GEMA Manado yang diketuai Hi Husen Pedju, serta simpatisan pasangan calon Jokowi-Amin baik dari unsur parpol maupun non-parpol. 

(Indra)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 18 Desember 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional