Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Kajari Tantang Masyarakat Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Kolam Renang

Tahuna, detikawanua.com - Dugaan korupsi pengadaan kolam renang tahun anggaran 2016 yang tidak masuk dalam Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten yang sempat ramai dan mencuat pada akhir Tahun 2017 dan awal Tahun 2018, diam - diam menjadi perhatian pihak Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Kejaksaan (Kajari) Kepulauan Sangihe Muhammad Datuinding saat konferensi pers dalam rangka Hari Anti Korupsi Senin (10/12) di aula kejaksaan.

Menurut Kajari, silakan masyarakat melaporkan dugaan korupsi pengadaan kolam renang tersebut saya menunggu apabila ada laporan resmi.

"Silakan dilaporkan sekarang, apabila ada laporan termasuk pelapornya jelas, saat ini pun saya akan memerintahkan penyelidikan kasus ini."tantang Kajari ketika menjawab pertanyaan wartwan tentang perkembangan kasus tersebut.

Ia menjelaskan, memang beberapa waktu lalu saat demo, dugaan korupsi tersebut menjadi bahan orasi dan sempat saya diserahkan kertas oleh pendemo namun itu tidak bisa jadi patokan.

"Waktu lalu saat demo diserahkan kertas dengan tuntutan para pendemo salah satu dugaan kasus kolam tersebut akan tetapi laporannya kurang jelas sehingga enta kami harus memulai dari mana.

Untuk itu saya menghimbau masyarakat atau siapapun agar melaporkan secara tertulis dugaan kasus ini.

Dan jujur saja dugaan kasus ini sangat mengganggu telinga saya, jadi silakan dilaporkan saya akan proses."tandas Kajari.

Akan tetapi pernyataan Kajari tersebut mendapat tanggapan berbeda dari masyarakat.

"Dugaan kasus ini ramai di media masa sehingga ini juga bisa menjadi perhatian dari pihak Kejaksaan dan kasus ini juga muncul saat rapat paripurna di DPRD karna sering dipertanyakan oleh anggota DPRD pengadaan kolam tersebut karna tidak masuk dalam Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sangihe dan saat itu juga dipastikan hadir intel dari kejaksaan sehingga itu bisa diusut tanpa harus menunggu laporan masyarakat."ujar warga Tahuna yang enggan namanya dipublis.(js)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 12 Desember 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional