Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Catatan OD-SK Dari 6000an THL Pemprov Sulut Hampir Tidak Miliki Motivasi, Akan Ada Kebijakan Perekrutan

Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengungkapkan bahwa akan ada kebijakan khusus perekrutan THL (Tenaga Harian Lepas) yang dilaksanakan berdasarkan kompetensi serta kualifikasi. Mengingat hal tersebut dari hampir 6000 THL yang ada, hampir tidak memiliki motivasi. Dan bagi jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut agar kedepan untuk lebih giat dalam melakukan inspeksi mendadak (Sidak) lapangan dan tempat kerja kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan THL di lingkup Pemprov Sulut.

"Tetap loyalitas dan disiplin dalam bekerja. Pesan pak Gubernur (Olly Dondokambey) kepada saya bahwa kepada seluruh Non ASN/THL untuk tetap loyalitas kepada pimpinan dan bekerjalah dengan disiplin, jangan tabrak aturan yang ada," tegas Wagub saat memberikan arahan sambutan pada kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Tenaga Harian Lepas (THL) lingkup Pemprov Sulut yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (18/12).

Lanjut Kandouw menyebutkan bahwa pekerjaan THL yang ditekuni selama ini sangat membantu jalannya roda pemerintahan dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Utara.

"Jadi kalian semua patut diapresiasi, apalagi bagi Non ASN dan THL yang sudah lama bekerja selama 10 tahun dan kini mengabdi dalam pemerintah OD-SK. Kita harus selalu bersyukur, cintai pekerjaan, tingkatkan kualitas serta loyalitas terhadap pimpinan," ucapnya, sembari mengatakan bagi THL Pemprov Sulut yang sudah lama bekerja akan mendapatkan perhatian khusus.

"Sekali lagi kalian (THL) semua harus mendapat perhatian khusus oleh pemerintah. Saya minta kepada BKD Sulut untuk mencatat Non ASN dan THL yang sudah bekerja selama 10 tahun mengabdi kepada pemerintah provinsi Sulut," tandas Kandouw.

Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh mengungkapkan, evaluasi yang dilakukan BKD Sulut sepanjang tahun 2018 ini terhitung sejak bulan Maret hingga November, THL (Tenaga Harian Lepas) lingkup Pemprov Sulut yang terjerat inspeksi mendadak (sidak) mencapai 713 orang.

"Bulan Maret ada 18 orang, April 129 orang, Mei 36 orang, di bulan Juli mengalami kenaikan sebanyak 453 orang, Agustus sebanyak 37 orang, Oktober sebanyak 22 orang dan pada bulan November tercatat 18 orang," beber Suluh.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 18 Desember 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional