Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

Berjarak 201 Km Dari Talaud Sulut, Pusat Gempa 7,1 Filipina BMKG: Akibat Subduksi Lempeng

Manado, detiKawanua.com - Gempa bumi berkekuatan 7,1 Magnitudo kedalaman 6,9 yang terjadi Sabtu, (29/11) Pukul 10 pagi tadi yang berpusat di wilayah Tenggara Filipina atau Episenter terletak pada koordinat 5,85 LU dan 126,81 BT  tepatnya di laut pada jarak 201 Km arah Timur Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Ditinjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas Subduksi Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao, Filipina.

Gempa ini dirasakan di Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina dalam skala intensitas V MMI. Sementara itu gempa ini juga dilaporkan masyrakat dirasakan di wilayah Indonesia seperti di Melonguane Kep. Talaud dalam skala intensitas IV MMI, Tahuna, Kep. Sangihe intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

Kepada masyarakat Kepulauan Sangihe dan Talaud dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.

Sumber:
Jakarta, 29 Desember 2018
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, RAHMAT TRIYONO.

(Isjo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 29 Desember 2018 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional