Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Satreskrim Amankan Dua TSK Togel Bersama Babuk

Tahuna, detikawanua.com - Pemberantasan judi togel di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dilakukan oleh Satreskrim Sangihe,setelah sebulan yang lalu berhasil menangkap bandar togel di kelurahan Sawang bendar,kini dia pengecer togel di kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur.

Menurut informasi dari masyarakat bahwa judi togel marak terjadi di sekitar kelurahan tidore dan ada agen yang menampung setiap dilakukan pemasangan nomor Mendengar laporan tersebut Kapolres AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK langsung memerintahkan Satreskrim Sangihe untuk melakukan penyelidikan. Dipimpin Kasatres IPTU Denny Tampenawas SSos penangkapan langsung dilakukan dan ditemukan beberapa barang buukti berupa uang tunai Rp 44 ribu, gambar shio dan Handphone dari tangan Tersangka SR. Saat dilakukan intrograsi SR mengaku bahwa dirinya mempunyai bandar dan sudah menyetorkan hasil togelnya pada minggu pekan lalu.

Akhirnya pihak Satreskrim langsung menuju rumah Tersangka STH warga Tona dan menanyakan apakah mengenal Tersangka SR,dari pengakuan STH dirinya mengenali dan baru menerima seroran sebanyak Rp 840 ribu. Tetapi dari jumlah keseluruhan,Tersangka STH sudah mentranfer ke bandar online sebanyak Rp 400 ribu melalui ATM BRI,sehingga sisa uang yang ada padanya yang diamankan sebagai barang bukti sebanyak Rp 440 ribu.

"Seluruh barang bukti sudah kami amankan dan kedua tersangka sudah ditahan,"jelas Tampenawas.

Tamba,, kasus ini akan terus dikembangkan sampai ditemukan bandar besar yang menerima tranferan dana dari tersangka STH. Sebab untuk proses pelacakan nomor rekening harus ada izin dari Kapolri langsung untuk di masukkan ke pihak Bank.

"Namun masalah pemberantasan judi togel ini tak hanya sampai disini,masih ada tindaklanjutnya sampai bandar besarnya ditemukan. Begitu juga jika ada anggota Polri yang terlibat silahkan dilaporkan karena tidak ada manusia yang kebal hukum,"tegasnya.

Sedangkan untuk kedua tersangka ini pihaknya sudah menetapkan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 Tahun penjara.

"Resiko para pemain judi togel ini sangat besar,alangkah baiknya dihentikan sejak sekarang. Bagi masyarakat yang melihat ada aktifitas judi togel silahkan melaporkannya ke Polres Sangihe,"pungkas Perwira yang dekat dengan insan pers ini. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 28 November 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional