Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pembangunan RTLH 2018 di Boltim “Action”, PT Ranomout Resmi Hibahkan Tanah Seluas 11 Hektar

Bupati Boltim melakukan penandatanganan hibah.

Boltim, detiKawanua.com - Janji Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH untuk membangun Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu tahun anggaran 2018, mulai direalisasikan. 

Hal ini tercermin lewat peletakan batu pertama pembangunan RTLH untuk 210 unit rumah di Desa Tutuyan II, pada Jumat (02/11). Menariknya, pembangunan rumah ini dilakukan di lahan seluas kurang lebih 11 hektar, yang merupakan hibah dari PT Ranomout. 

Pimpinan perusahaan PT Ranomout Hendri Tirayoh bersama istrinya Vivian Tirayoh Dimpudus, turut hadir bersama Bupati Boltim dalam acara tersebut.

Sebelum peletakan batu pertama, acara didahului dengan penandatanganan berita acara pelepasan tanah miliki PT Ranomout, untuk diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat Boltim guna pembangunan RTLH. Tampak Bupati sempat meneteskan air mata ketika proses penandatanganan berlangsung.


Diakui Bupati, Ia sangat terharu ketika pimpinan PT Ranomout secara sah melepaskan tanah tersebut untuk diberikan kepada masyarakat Boltim. Dirinya sedikit menceritakan tentang, pertemuan awalnya dengan Hendri Tirayoh, hingga perjuangan untuk membebaskan lahan tersebut sampai ke kementerian. "Saya terharu sekali, sebab jarang ditemui orang seperti pimpinan PT Ranomout ini (Hendri-red), yang secara ikhlas memberikan harta miliknya dengan nilai miliyaran rupiah, untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," kata Bupati menjelaskan penuh haru. 

Bupati menambahkan, Ia bahkan merasa malu dengan apa yang diberikan oleh PT Ranomout. Pasalnya, proses pengurusan administrasi pembelian lahan ini oleh PT Ranomout, yang diurus hingga ke kementerian, tidak pernah mereka (PT Ranomout-red) meminta uang ke saya untuk biaya akomodasi dan transportasi. Mereka justru memakai uang sendiri," tambah Bupati.

Lanjut Bupati, ketika pertama bertemu dengan pihak perusahaan, Hendri Tirayoh menanyakan tentang apa kebutuhan rakyat Boltim. "Saya jawab, rakyat kami butuh rumah kurang lebih 600 unit, dan itu langsung diiyakan oleh pimpinan perusahaan. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada PT Ranomout atas apa yang telah diberikan, semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan membawa kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di Boltim," tandas Bupati.

Usai acara, Pimpinan PT. Ranomut Hendri Tirayoh ketika diwawancarai mengaku, memilih Boltim untuk pemberian hibah karena, Ia tahu bahwa Bupati Boltim mempunyai ide-ide cemerlang untuk pembangunan dan kemajuan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Saya tahu Bupati Boltim orangnya luar biasa dan baik. Kami sedikit memiliki kesamaan yakni ingin sekali membantu orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan," terang Hendri.


Dijelaskannya, Dirinya merasa terpanggil ketika mengetahui Bupati Boltim sedang berupaya untuk membantu warga kurang mampu dengan memberikan rumah dan tanah secara gratis. "Memang proses pengurusan administrasinya cukup lama sampai kami harus bolak-balik Jakarta. Bersyukur hari ini, semua harapan itu bisa terealisasi. Tidak ada perjanjian apapun antara Saya dengan Bupati terkait pemberian tanah secara cuma-cuma ini, tapi murni karena ingin membantu,"  jelas Hendri.

Ia juga mengaku bahwa pemberian tersebut sengaja diberikan kepada Bupati secara pribadi, untuk mempermudah proses pengurusan administrasi di Pusat. "Nanti setelah diserahkan ke Bupati, barulah Bupati memberikannya kepada masyarakat, melalui pembuatan sertifikat tanah," ucapnya.

Terinformasi, berdasarkan data dari Dinas Sosial, program bantuan RTLH Boltim, tahun anggaran 2018 sebanyak 750 unit rumah. Jumlah tersebut terbagi di tujuh kecamatan antara lain, Kecamatan Kotabunan 144 unit, Kecamatan Motongkad, 53 unit, Kecamatan Nuangan 26 unit, Kecamatan Mooat 59 unit, Kecamatan Modayag 77 unit, Kecamatan Modayag Barat 54 unit, Kecamatan Tutuyan 337 unit. Khusus dengan luas tanah keseluruhan yang telah dibeli sebelumnya oleh Bupati seluas 22 Hektar, ditambah 11 hektar yang diberikan oleh PT Ranomut.

Rencananya untuk 11 Ha tersebut, akan dibangun rumah sebanyak 600 unit secara bertahap, Tahun ini lebih dahulu dibangun 210 unit dengan jalan pemukiman seluas 10 meter.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 02 November 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional