Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Hingga Diakhir 2018 Ini, Dinsos Boltim Pacu Pembangunan Ratusan RTLH

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S Malah

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), telah banyak melakukan atau menyalurkan bantuan kepada masyarakat (warga) yang layak dan pantas menerima bantuan. Diantara sejumlah bantuan dimaksud, oleh Pemda melalui Dinas Sosial (Dinsos) Boltim yakni berupa bantuan kepada penyandang cacat, KUBE serta beberapa bantuan sosial lainnya dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke warga kurang mampu (miskin-red).

Seperti diakui Kepala Dinsos Boltim, Rudi S. Malah kepada media ini bahwa, pihaknya sudah menyalurkan beberapa dari sejumlah bantuan. Dan masih melakukan penyaluran untuk warga yang berhak menerima seperti, penyandang cacat, KUBE, bantuan sosial lainnya serta pembangunan RTLH ke warga yang masuk dalam kategori kurang mampu dari segi pendapatan tarap ekonomi (miskin) "yaa sudah kita salurkan bantuan- bantuan sosial di tahun ini, namun masih ada pekerjaan dalam bentuk bantuan juga harus kita realisasikan dipenghujung tahun ini. Diantaranya, untuk pembangunan RTLH 750 unit. Kita sudah bangun sekitar 270 unit. walaupun, memang deadline pekerjaanya hingga Desember mendatang tetapi pembangunannya terus berjalan hingga kini" terang, Rudi siang tadi

Pihaknya, kata Rudi, juga membangun RTLH dilahan yang telah dihibahkan PT Ranomout seluas 11 Hektare (Ha) dengan kapasitas jumlah 600 unit RTLH.  Itu sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Pak Bupati Boltim bersama pihak perusahaa pekan kemarin. Kita upayakan tahap pertama pembangunannya 210 unit dengan anggaran senilai Rp18.223.000 per unit "pembangunannya memakan waktu sekitar 2 bulan. total anggaran 210 unit tersebut, Rp 3.826.830.000 dengan ukuran rumah 6x5 meter. Lokasi pembangunan di desa Tutuyan II kecamatan Tutuyan. Saya optimis tahap pertama kita upayakan 60 unit selesai. Walaupun memang tinggal sebulan lebih waktu pembangunan dan akan memasuki tahun anggaran baru" paparnya

Rudi menambahkan, bahwa ada kemungkinan akan terjadi silpa sebab, tidak akan terserap semua. Ini sudah dipenghujung tahun. Saat ini, baru tahap persiapan bahan bangunan RTLH tahap pertama untuk 210 unit. Jadi kita lanjutkan pembangunan di 2019 mendatang dengan nominal anggaran naik menjadi Rp 19.723.000 jadi berbeda dengan tahun ini. Tahap ke 2 dan 3 juga dibangun tahun depan, bersamaan dengan pembangun RTLH yang lahannya sudah siap diantaranya, lokasi pembangunan di desa Loyow, desa Bai kecamatan Nuangan. desa Motongkat kecamatan Motongkad. desa Bulawan, desa Kotabunan Induk, desa Buyat kecamatan Kotabunan. deaa Tombolikat Induk dan desa Tombolikat Selatan kecamatan Tutuyan. desa Modayag, desa Moyongkota kecamatan Modayag" ungkap, Rudi diruang kerjanya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 08 November 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional