Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

BBPOM Manado Imbau Masyarakat Hati-hati dalam Beli Kosmetik, Jamu dan Makanan yang Mengandung Zat Berbahaya

Produk ilegal yang dipajang BBPOM Manado di acara monitoring. 

Manado, detiKawanua.com - Dalam pelaksanaan monitoring evaluasi pengawasan bahan berbahaya di salah satu hotel di Manado, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Manado memajang dan menunjukkan beberapa kosmetik dan jamu berbahaya, Rabu (14/11/2018).

Menurut Kepala BBPOM di Manado dr Sandra MP Linthin Apt MKes, kosmetik dan jamu yang mengandung bahan berbahaya yang diperlihatkan tersebut, ada empat yang dilangga. Sehingga dari pihaknya mengkategorikan produk ilegal.

"Produk tersebut tidak memiliki nomor izin edar, lalu nomor izin edar tidak berlaku, selanjutnya nomor izin edar fiktif, serta nomor izin edar sudah dicabut karena mengandung bahan berbahaya. Dan juga produk jamu mengandung bahan kimia obat," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, terkait penggunaan obat tradisional, setelah meminumnya efeknya cepat sekali menyembuhkan harus berhati-hati, sebab obat tersebut mengandung bahan kimia obat. Sebab dosis yang ditambahkan dalam obat tradisional itu tidak terkontrol, sehingga  organ tubuh terutama ginjal dipaksa kerja keras. Hal sama juga dalam penggunaan kosmetik yang cepat efeknya. 

"Kami mengimbau untuk  waspada, karena kemungkinan besar mengandung merkuri dan bahan berbahaya lainnya. Kelihatannya tidak ada efek bagi tubuh, namun sangat membahayakan bagi kesehatan," ujarnya.

Tidak hanya itu, BPOM juga mengingatkan  kepada para pelaku usaha dan pedagang mie basah, agar tidak  memakai zat-zat berbahaya seperti mencampur dengan borax dan formalin.

"Dari hasil pengawasan sudah terjadi penurunan yang signifikan terhadap penggunaan borax di mie basah," katanya.

Dalam pelaksanaan monitoring evaluasi pengawasan bahan berbahaya yang dilaksanakan oleh BBPOM Manado tersebut, yang ikut  menyampaikan materi yakni dari MUI Nasrudin Yusuf dan Dinas Provinsi Sulut Laura Mengko.

(Rul)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 15 November 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional