Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Ada Apa dengan Seleksi KPUD Talaud?

Jim Robert Tindi. /ist

Manado, detiKawanua.com - Pasca dilantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Rabu (31/10/2018) lalu, Tim Seleksi (Timsel) KPUD Kabupaten Kepulauan Talaud harus kerja berkualitas dengan menjaga integritas dan independensi dalam menjaring anggota KPUD Talaud.

Namun, aroma tak sedap menyeruak pada seleksi KPUD Talaud. Kinerja Timsel yang dimotori Welliam Areros selaku Ketua Tim, Viktory Rotty selaku Sekretaris, Ferry Daud Liando, Marietje Terok dan Misbuhuddin Jamat, dipertanyakan. Misalnya dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut.

Menurut Jim Robert Tindi (JRT) selaku Ketua GERAK Sulut, integritas dan independensi adalah hal utama yang harus dikawal oleh tim seleksi supaya menghasilkan calon KPU Talaud yang bermartabat.

"Ada apa dengan seleksi KPUD Talaud?" ujar Jim, Senin (26/11/2018).

"Pasalnya mulai dari awal tahapan seleksi berkas, Timsel KPUD Talaud telah mengeluarkan 2 SK Lulus Berkas dengan nama yang berbeda," terangnya. 

Tak cukup sampai di sini, lanjut Jim, ternyata pada tahapan Seleksi/Test Physikologi, Timsel juga telah mengangkangi PKPU Nomor 7 Pasal 22 ayat 5 point (b).

"GERAK Sulut sangat menyayangkan kelalaian ini. Bagaimana kita dapat mendambakan Pemilu yang jujur adil dan berintegritas, jika pada tahapan seleksi, penyelenggara saja sudah ada yang tak beres," tegas JRT. 

Belum lagi diduga ada nama  yang sengaja 'diseludupkan' untuk kepentingan orang-orang tertentu.

"Karena itu, Gerak Sulut mendesak KPU RI segera meninjau kembali proses ini dan mengambil sikap tegas," pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, salah satu anggota Timsel KPUD Talaud yakni Ferry Liando yang dimintai tanggapannya, tidak memberikan respon. Pesan di nomor WA-nya 0813-56xx-xxxx hanya dibaca. ***

(Indra

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 27 November 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional