Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

TMMD Rembang Membawa Berkah Bagi Penjual Es Keliling

Rembang, detiKawanua.com - Suparlan (49), warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, yang kesehariaannya adalah pedagang Es keliling dan dulu pernah di borong semua jualannya oleh Dansatgas (Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim0720/Rembang (Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos), beserta Satgas (Satuan Tugas) TMMD Reg-103, kini dia kembali lagi dengan minuman Es Legen (Sadapan bunga pohon Siwalan) nya itu, dilokasi pembangunan jalan Makadam, bersamaan dengan POKIS (Paguyuban Ontel Kita Sedan) yang saat itu sedang berkunjung dan membantu dalam pengerjaan jalan, Minggu (28/10).

Setelah melihat kedatangan Suparlan, Satgas TMMD Reg-103 dan warga setempat yang sedang bekerja langsung buyar dan pecah konsentrasinya, tak sabar ingin segera menikmati es Legen darinya.

"Menikmati Es saat cuacanya panas begini memang pas sekali, apalagi minumnya saat kita sedang haus dan lelah seperti sekarang ini. Legen pak Suparlan rasanya memang beda dari Legen yang dijual dipinggir-pinggir jalan biasanya, katanya Legennya asli tanpa menggunakan campuran", terang Pratu Yunus Satgas TMMD Reg-103. 

Setiap kali lewat dan mampir di lokasi pembangunan jalan Makadam tersebut, Es Legen Suparlan selalu habis diborong Satgas TMMD Reg-103 dan warga setempat yang sedang bekerja.

"Ya, memang saya ketagihan kesini-kesini terus, daripada saya muter-muter dagangan saya juga belum tentu laku, mendingan kesini dagangan saya langsung habis laris manis", ungkap Suparlan.

TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang, memang suatu berkah tersendiri bagi Suparlan, selain dagangannya laris, dengan jasanya itu Satgas TMMD Reg-103 dan warga yang sedang bekerja jadi tambah semangat, rasa haus dan lelah mereka terobati seketika dengan Es Legennya itu. (*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 29 Oktober 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional