Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

TMMD di Dukuh Ngotoko, TNI 'Selalu' Bersama Rakyat

Rembang, detiKawanua.com - Selasa (09/10) pagi tadi, sebulum masuki area lokasi TMMD Reguler 103 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Salah satu anggota Koramil Bulu (Serka Sumbito) menyambangi ibu-ibu yang sedang duduk di depan rumah.

Sebelum kegiatan TMMD Reguler 103 dimulai Serka Sumbito selaku anggota Koramil 05/Bulu melaksanakan silahturohmi dengan warga setempat yaitu dengan Ibu Sulastri (34) dan dua ibu-ibu lainnya, dengan kedatangan Babinsa disambut dengan senang hati oleh ibu-ibu tersebut.

"Maaf lo pak rumahnya jelek, mari duduk pak...Saya buatkan kopi nggih” ujarnya ibu Sulastri yang merupakan tuan rumah sambil mempersilahkan duduk serka Sumbito.

Mereka ngobrol saling bercanda dengan suasana yang hangat. Komunikasi Sosial (Komsos) sebutan di TNI, merupakan tugas Babinsa yang harus di laksanakan diwilayah binaannya msing-masing, Selain itu pendekatan kepada warga binaan sangat bermanfaat untuk menunjang tugas sebagai anggota Koramil yang secara langsung selalu berhubungan dengan masyrakat.

“Kegiatan Komsos seperti ini rutin saya lakukan, karena dengan bertemu dengan masyarakat secara langsung maka kita akan mudah melaksanakan tugas sebagai Babinsa,” tutur Sumbito.

Rakyat Desa Pasedan yang sebagian besar berfrofesi sebagai petani di musim kemarau ini memang belum begitu banyak pekerjaan yang dapat dilakukan, mereka hanya sekedar membersihan menyiapkan lahan dari bekas tanaman jagung dan ketela yang sudah dipanen di musim yang lalu. Sehingga sebagian besar warga banyak yang menganggur dirumah.  

Kesempatan seperti ini sering dimanfaatkan oleh Babinsa untuk berkunjung kerumah-rumah warga binaannya hanya sekedar ngobrol dan tukar informasi sehingga apapun yang terjadi diwilayah binaannya akan mudah dipantau dan bisa segera diatasi. (*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 09 Oktober 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional