Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Rencana Hadirnya RI 1 Di Sulut Oktober Ini Jadi Fokus Pemprov Sulut, Sekprov Ingatkan


Manado, detiKawanua.com - Jelang pelaksanaan iven nasional Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN Revmen) Indonesia Tahun 2018 di Provinsi Sulut dan bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo yang puncak kegiatannya pada tanggal 26-28 Oktober ini, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui panitia lokal terus memantapkan segala persiapannya hingga intens berkoordinasi bersama panitia pusat.

Seperti halnya pelaksanaan rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, baru-baru ini di Kantor Gubernur, secara langsung mengkoordinir laporan masing-masing panitia mengenai progres persiapan sarana dan prasarana hingga langkah antisipasi guna mensukseskan hajatan akbar yang diprediksikan dihadiri 15.000 orang beserta para Gubernur, Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.

"Dengan bekal kita sebagai tuan rumah Harganas yang lalu dimana kita mendapat apresiasi terutama dalam pelayanan akomodasi dan transportasi yang banyak menuai pujian, saya kira kita sudah punya modal untuk mensukseskan kembali acara nasional seperti Pekan Revolusi Mental ini," terang Sekprov.

Diharapkannya kepada semua panitia agar menjalankan koordinasi dan fungsi tugas dengan baik karena, kegiatan dimaksud hanya bisa berlangsung sukses dengan bekerjasama.

"Semoga Tuhan selalu memberikan kita kesehatan dan memberkati kerja keras kita semua agar acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia ini dapat berlangsung lancar dan sukses," pesan Silangen.

Diketahui, iven nasional Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2018 mengangkat tema "Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani" tersebut bakal dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan seperti, gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih (9 Oktober), gerakan Indonesia tertib (18 Oktober), gerakan Indonesia Mandiri (19 Oktober) dan gerakan Indonesia bersatu (20 Oktober). Sementara pada acara puncak pada tangal 26-28 Oktober diagendakan acara PKN-Revmen yakni, forum dialog bela negara, forum dialog pembaruan kebangsaan, pembukaan PKN-Revmen, pemutaran film dan bedah film, seminar tentang ada dan kepercayaan, rembuk nasional (5 gerakan), pameran inovasi pelayanan publik dan inovasi kreatif anak bangsa, pementasan seni dan budaya daerah dan kontemporer serta karnaval budaya.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Minggu, 21 Oktober 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional