Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pasca Bencana Palu Status Di Sulut Hingga Sekarang Masih Aman Terkendali

Manado, detiKawanua.com - Terkait dengan sejumlah informasi "meresahkan" yang telah marak beredar di media sosial (Medsos) tentang bencana alam pasca musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Palu-Donggala dan sekitarnya di Provinsi Sulawesi Tengah belum lama ini yang nantinya terinformasi dapat berdampak di Provinsi Sulut, oleh Gubernur Olly Dondokambey mengeluarkan pernyataan resmi melalui Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw bahwa informasi tersebut tidak benar atau HOAX serta mengharapkan kepada masyarakat di Sulawesi Utara untuk tidak termakan isu-isu yang sumber informasinya tidak jelas/sesat yang bukan dari lembaga/instansi pemerintah resmi yang berkompeten seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Jadi informasi yang beredar tentang potensi bencana Sulut sekarang ini tidak benar alias hoax. Sampai sekarang Sulut masih aman dan kita tetap berdoa agar tetap aman," terang Wagub, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (09/10).

Begitupun dengan soal Gunung Soputan (di Minahasa Tenggara), dari informasi pihak BPBD Sulut dan BMKG walaupun ada aktivitas beberapa waktu lalu, oleh Kandouw mengungkapkan masih kondusif tanpa ada hal darurat warga untuk mengungsi.

"Status Gunung Soputan level III siaga dan masih aman sampai sekarang, warga sekitar masih beraktivitas juga. Jadi tidak seperti informasi sebelumnya yang menyatakan terjadi erupsi besar-besaran dan lain-lain itu tidak benar," kata Wagub, sembari menegaskan lagi bahwa pada hari ini (Selasa) secara resmi kondisi Sulut aman.

"Kalau untuk potensi, itu seluruh dunia pun potensi bencana. Tapi, kalau seperti informasi yang beredar sejak lalu hingga sekarang (info hoax) tidak seperti itu," ungkapnya.

Namun disamping itu, menurutnya Pemprov Sulut melalui gubernur selalu mengambil langkah mengantisipasi serta memberikan pemahaman terhadap masyarakat Sulut dengan berbagai kegiatan melalui SKPD terkait soal kesiap-siagaan dalam mengantisipasi persoalan bencana.

"Melalui pak Gubernur dan saya selalu mendorong "mencambuk" dinas terkait untuk optimalkan pemahaman kepada masyarakat, namun disamping itu juga sebagaimana menyiapkan kesiap-sediaan dari SDM (Sumber Daya Manusia) di masyarakat itu penting untuk terus diberikan pemahamannya," ujar Kandouw.

"Selain itu juga melalui BPBD untuk terus melakukan koordinasi menyurat ke BNPB pusat agar penambahan peralatan dan pemberian pelatihan terus dioptimalkan," tutupnya.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 09 Oktober 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional