Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Laporan Resmi, OD-SK Terus Pantau Penyaluran Bantuan Ke Palu Donggala

Manado, detiKawanua.com - Data tertanggal 9 Oktober (Selasa, hari ini) Pemerintah Provinsi Sulut secara resmi menginformasikan tentang kondisi seluruh bantuan bencana alam gempa dan tsunami yang terkumpul dan telah disalurkan ke Palu Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.

"Atas perintah pak Gubernur (Olly Dondokambey) pada hari ini untuk menginformasi pendistribusian bantuan bencana ke Palu, yang sekarang sudah pada posisi melewati jumlah 100 ton dan untuk pengirimannya baru 30 ton yang dimuat 9 konteiner. Sisanya 80 ton menunggu pengiriman selanjutnya," terang Wakil Gubernur, Steven Kandouw kepada wartawan di ruang kerjanya siang tadi.

Sementara itu untuk bantuan uang tunai menurut Kandouw, dari Rp 1 Miliar telah disalurkan melalui rekening langsung ke Pemprov Sulteng yang menangani bantuan dan untuk sekarang juga terkumpul dari kalangan masyarakat maupun swasta yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut tercatat Rp 321 juta lebih.

"Tidak hanya akan berhenti sampai disini namun kita (Pemprov Sulut) terus mengumpulkan bantuan-bantuan bencana karena sebagaimana laporan dan pengalaman di lapangan bantuan dari Provinsi Sulut sangat efektif bagi para korban dan daerah mereka," ungkapnya sembari mengatakan bahwa melalui pak Gubernur juga mengistruksikan untuk memerhatikan pula bantuan bagi Tagana dan TNI, serta terus menginformasikan laporannya kepada masyarakat bahwa berjalan dengan baik.

"Pesan pak Gubernur, penyalurannya jangan ditunda-tunda kalau sudah ada kapal, helikopter atau pesawat hercules masuk langsung diangkut. Disana juga (Di Palu) ada standby 5 orang kita dari Pemprov untuk mengontrol dan memastikan penyaluran terarah kewilayah-wilayah bencana," ujar Kandouw.

Disisi lain dirinya juga mengungkapkan bahwa dari data yang ada, korban bencana Palu Donggala yang mengungsi ke Manado itu memang ada namun rata-rata para korban langsung tinggal kepada sanak saudara.

"Jadi mereka tinggal pada keluarganya, tapi seperti yang terdata di BPBD Sulut ada 32 an orang korban di Wilayah Malendeng itu tetap mendapatkan bantuan. Nanti, kalau antisipasi juga dari pihak Pemprov Sulut ada menyediakan Gedung Dharma Wanita, namun hingga sekarang ini mereka tinggal dengan keluarga," tandas Wagub yang saat itu didampingi Sekertaris BPBD Sukut, Tenny Tompudung beserta Kabid Kedaruratan dan Logiatik, John Wungow.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 09 Oktober 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional