Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Kondisi Pembangunan Satu-Satunya Jalan Akses Menuju Desa Pasedan Rembang

Rembang, detiKawanua.com -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 103 Kodim 0720/Rembang sudah memasuki hari ke 8 ,sudah banyak yang di kerjakan baik kegiatan Fisik maupun Kegiatan Non Fisik  sehinga perjalan TMMD sudah separuh kerja.Dalam kegiatan Fisik pengecoran jalan makadam 2,3 kilometer mengakibatkan pengedropan bahan Material sangat sulit di lakukan. Demi mengoptimalisasikan pekerjaan, Satgas TMMD melakukan cara buka tutup jalan.

Danki Satgas TMMD ,Let Inf Supriyanto  senin, (22/10/18) mengatakan, tidak ada cara lain selain dengan menerapkan cara buka tutup seperti ini. Mengingat akses jalan satu-satunya sering dilintasi saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Makanya cara seperti ini sangat efektif.

"Sistim buka tutup seperti ini memang sering dilakukan demi kelancara pekerjaan, itu pun hanya bersifat sementara pada proses pekerjaan tertentu atau pengiriman bahan material dan yang bersifat mendesak saja,"ujarnya.

Sistem yang diterapkan tentu menjadi penghambat aktivitas warga saat melintas, tapi itu tidak menjadi keluhan warga, karena mereka bisa menyadari kegiatan dilakukan Satgas TMMD demi kepentingan warga sekitar.

"Tidak apa kami harus menuggu lama selama masih dalam proses pekerjaan, lagipula pekerjaan ini untuk kita semua, bukan hanya kepentingan satu orang saja. menunggu sudah hal yang biasa buat kamai, apalagi menunggu demi perubahan desa kami, wajar-wajar saja. Kami juga merasa senang keberadaan TNI di desa kami," ujar Warimin salah satu warga yang melintas jalan saat adanya buka tutup jalan.

Menurut pak Sani (45), selaku sopir truk yang hendak lewat mendistribusikan bahan material merasa pekerjaannya sedikit terhambat dan memakan waktu.Tapi semua dapat teratasi dengan sistim buka tutup jalan ,sehinga pengedropan bahan material dapat berjalan dengan lancar,katanya. (*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 22 Oktober 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional