Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Angkat Bicara Soal Saber Pungli, OD-SK Masih Terima Laporan ASN Bermasalah

Manado, detiKawanua.com - Harapan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey disampaikan Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosilaisasi SATGAS SABER PUNGLI (Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar) Provinsi Sulut, Jumat (5/10) pagi tadi bahwa memahami tujuan Saber Pungli yang paling utama adalah pencegahan.

"Karena walaupun sudah ada Saber Pungli upaya-upaya yang runtun dan bertubi-tubi, tetap saja kita temukan ada oknum-oknum yang melakukan pelanggaran bahkan penyelewengan. Saya mewakili pak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sulut berterimakasih sekali, karena setahun belakangan ini sesuai laporan dari pak Praseno Hadi (Inspektur), hal itu ada (tindakan Pungli) tapi sudah jauh menurun apalagi setelah ditandatangani sepakatan antara Pak Kapolri, Pak Mendagri dan Pak Kejaksaan Agung (waktu lalu) yang disatu sisi demi mempercepat pembangunan dan penyerapan anggaran, dan disisi lain sama-sama mengawasi tentang tindak penyelewengan melalui Saber Pungli ini," terang Kandouw, saat sambutan arahan sekaligus membuka rakor tersebut.

Diungkapkannya bahwa data di Sulut hingga bulan lalu untuk ASN yang bermasalah dengan hukum ada sekitar 138 orang. Yang hal itu satu jumlah yang relatif kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk (Sulut).

"Dibandingkan daerah lain kecil tapi tetap saja 138 orang itu dari 40 ribuan ASN yang ada di Sulut merupakan jumlah yang tidak sedikit. Menurut saya, ini fenomena gunung es, yang ketangkap saja cuma 138 orang padahal dibawah masih banyak lagi yang belum ketangkap," katanya sembari menghimbau bahwa kegiatan Rakor Saber Pungli ini penting dan semakin memperkuat, memperdalam kesadaran tentang wawasan hal mana yang bisa dilaksanakan karena sekarang ini semakin canggih.

"Contohnya sekarang ini bisa pinjam uang hanya pake handphone tak perlu ketemu pihak banknya kita sudah pinjam uang ratusan juta. Sisi lain juga modus kejahatan termasuk pungli ini semakin canggih," ucap Wagub.

Adapun diakhir sambutan, dirinya berharap agar para peserta mengikuti pertemuan dimaksud dengan baik, dikarenakan penting, agar tujuan saber pungli betul-betul mendapatkan Output dan Outcome yang optimal.

Turut hadir Irwasda Polda Sulut Kombes Pol, Hotman Simatupang, Inspektur Daerah Provinsi Sulut Praseno Hadi, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Helda Tirajoh SH, Irdam XIII Merdeka diwakili oleh Mayor CPM Samsudin Usman, Asswas Kajati Sulut diwakili oleh Pemeriksa Tindak Pidana Umum Asswas Kajati Berti Wongkar, Kapolres dan Wakapolres se-Sulut, serta para Ketua Pokja UPP se-Sulut dan KAUPP Kab/Kota.

(IsJo/*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 05 Oktober 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional