Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Terbukti Korupsi, Mantan Kadis Diknas Sangihe Divonis 1,4 Tahun Penjara

Tahuna, detikawanua.com -  Kasus korupsi pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Nusa Tabukan yang dikerjakan swakelola, Tahun Anggaran (TA) 2016 yang menyeret mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sangihe HT alias Tatawi menjadi terdakwa, memasuki babak baru.

Setelah melewati sejumlah rangkaian persidangan, pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, Senin (24/09) lalu, akhirnya memvonis Tatawi dengan hukuman penjara dan uang pengganti.

Tim kuasa hukum terdakwa yang diwakili Marnex Tatawi dihubungi harian ini, membenarkan vonis tersebut.

"Ia untuk kasus SMAN Nusa Tabukan dengan terdakwa HT sudah di vonis dengan 1 tahun 4 bulan penjara dan uang pengganti 208 juta serta bila dalam 1 bulan tidak bisa mengembalikan uang pengganti maka harta terdakwa akan disita untuk dilelang dan hukuman ditambah 4 bulan.

Awalnya jaksa penuntut umum telah menunut dengan 1 tahun 6 bulan penjara uang pengganti 221 juta kurungan pengganti 1 tahun dan denda 50 juta" ujar Lowyer muda ini.

Disentil, kemungkinan untuk melakukan upaya banding atas vonis hakim tersebut, menurut Tatawi belum ada keputusan karna harus dikomunikasikan dulu dengan terdakwa.

"Untuk banding, kami masih pikir - pikir dan menurut klien kami akan dirembuhkan dulu dengan keluarga besar setelah itu baru kita tentukan langkah hukum selanjutnya."tandas Tatawi.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Tahuna (Kajari) Muhammad Datuinding dikonfirmasi Selasa (25/09), mengenai vonis kasus tersebut mengatakan, untuk sementara belum bisa menyikapi karna belum mendapat laporan dari jaksa yang menangani kasus ini.

"Sampai saat ini saya belum menerima laporan dari tim yang menangani, nanti kalau sudah ada laporan maka akan kami tentukan apakah harus ada upaya banding atas vonis tersebut atau tidak." kunci Datuinding. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 29 September 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional