Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

PLN Beri Bantuan Rp 100 Juta Untuk Pengembangan Pariwisata Boltim

Bupati Landjar tengah menerima bantuan PLN.

Boltim, detiKawanua.com - Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2018 yang jatuh pada tanggal 4 September, pihak PT PLN Persero memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Bantuan tersebut, diperuntukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur di bidang pariwisata, dengan total anggaran sebesar Rp 100 juta. Penyerahan bantuan ini, dilakukan secara simbolis melalui kunjungan pihak PLN ke ruang kerja Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH. 

Adapun rincian bantuan tersebut, dibagi menjadi tiga jenis, yakni jaket pelampung 100 buah dengan anggaran Rp 20 juta, tempat sampah sebanyak 20 buah dengan anggaran Rp 10 juta, serta ID Location tempat wisata dengan anggaran Rp 70 juta. Selain itu pihak PLN juga memberikan cindera mata kepada Bupati berupa foto Bupati yang didesain dalam bentuk karikatur 

"Saya berterima kasih, kepada pihak PLN yang telah bersedia memberikan bantuan kepada Pemerintah daerah dalam menunjang infrastruktur pariwisata," kata Bupati saat berbincang-bincang dengan pihak PLN di ruang kerjanya, Kamis (06/09). 

Kendati demikian, Bupati berharap kepada PLN untuk tetap mengutamakan pelayanan, khususnya dalam pasokan ketersediaan listrik. Menurut Bupati, PLN merupakan salah-satu komponen yang menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan pembangunan bangsa di segala bidang. Pasokan dan ketersediaan listrik menjadi faktor utama baik dalam pelaksanaan pemerintahan, maupun kebutuhan masyarakat umumnya. "Sehingga, sangat dibutuhkan pelayanan yang maksimal dari PLN," ujar Bupati..

Bupati Landjar bersama pihak PLN di ruang kerjanya.

Kepada pihak PLN Bupati berpesan, demi mewujudkan semua harapan ketersediaan pasokan listrik tersebut, PLN khsusnya di Boltim harus memperbaiki manajemen, baik secara administrasi maupun kedisiplinan karyawan.

"Selain itu, PLN juga harus lebih terbuka kepada Pemerintah daerah maupun masyarakat, tentang permasalahan yang dihadapi, agar dapat dicarikan solusi bersama demi terwujudnya pelayanan yang prima, dan dapat meningkatkan akselerasi pembangunan serta melahirkan rasa kepercayaan masyarakat kepada pihak PLN," ucap Bupati memberikan masukan.

Bupati memahami, hingga kini PLN dengan segala keterbatasan, selalu berupaya untuk mengejar kekurangan pasokan listrik dari lajunya pembangunan gedung-gedung baik milik pemerintah, swasta dan masyarakat.

"Namun semua itu, bisa diatasi asal selalu ada kordinasi antara PLN dan Pemerintah daerah, serta selalu memberikan penjelasan yang masuk akal kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa paham permasalahan kompleks yang terjadi, bahkan sering permasalahan tersebut dikarenakan oleh faktor cuaca," tutup Bupati.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 06 September 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional