Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Dampak Kekeringan di Pati Tahun ini, Semakin Meluas

Pati, detiKawanua.com – Kemarau berkepanjangan tahun ini sangat dirasakan warga Pati khususnya daerah yang terdampak  rawan kekeringan, khususnya di wilayah Kecamatan Jakenan. Ada beberapa desa yang terdampak, salah satunya adalah Desa  Kedungmulyo. Rabu(26/9/2018)

Untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan tersebut, Pemda menggandeng beberapa perbankan yang ada di Pati untuk membantu meringankan beban warga dalam hal air bersih. Maka hari ini Pemda Pati bersama instansi perbankan antara lain  BRI, BKK, BNI, BPR dan PMI memberikan droping air bersih yang langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya di Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan. 

Bupati H. Haryanto SH, M.M, M.Si didampingi Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawn, S.Sos, Kapolres yang diwakili Kasat Sabhara serta dari pimpinan perbankan yang ada di Pati. Adapun titik bantuan untuk kali ini adalah warga Rt 7/1 Desa Kedungmulyo yang di koordinir oleh Bapak  Paimin, selaku Kadus Desa Kedungmulyo. Bersama relawan dari PMI, Babinsa dan Polsek Jakenan bahu membahu melaksanakan pembagian air bersih supaya tertib sehingga masyarkat tidak saling berebutan dan supaya merata. Warga RT 7/1 sangat antusias menerima bantuan air bersih ini karena memang kondisi wilayahnya yang  kesulitan air bersih. Droping air kepada warga Kedungmulyo ini sebanyak 6 truk tangki air berkapasitas 5000 liter.

Bapak Paimin selaku Kadus Desa Kedungmulyo mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang peduli atas masalah yang dihadapi warganya tentang masalah air bersih.

"Memang wilayah kami terdampak parah karena sumur warga sudah mengering sedangkan untuk kebutuhan air bersih warga patungan untuk membeli kepada agen penjual air dengan menggunakan truk tangki,” katanya.(sol)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 26 September 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional