Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

ASTAGA, 60 Warga Sangihe Terjangkit HIV AIDS

Tahuna, detikawanua.com - Tanda warning  bagi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Sangihe dan sekitarnya, penyakit menular HIV AIDS semakin tak dapat dibendung lagi.

Sejumlah petugas medis yang menemui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe dr Joppy Thungari membenarkan, penderita HIV AIDS terus  bertambah yang sampai saat ini belum ada obat UK yang dapat menyembuhkan.

"Sejak tahun 2014 hingga Agustus 2018 sebanyak 60 kasus, dimana 22 orang diantaranya sementara dalam proses pengobatan, dan yang lainya tidak diketahui bahkan sudah ada yang meninggal dunia," kata Tungari.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, dengan adanya kasus ini maka sangat penting diketahui oleh seluruh warga masyarakat khususnya lagi di kabupaten Sangihe, untuk sumber penularannya diantaranya jarum suntik, transfusi darah, hubungan seks bebas. Kami juga terus berupaya meminimalisir  dan sekarang sudah bisa ditangani melalui alat diagonas.

"Bila hasil positf maka bisa berobat, dan pengobatannya bisa ditangani Dinas Kesehatan dan rumah sakit," ujar Tungari 

Kata Dia, HIV AIDS ini  belum ada obat yang menyembukan namun obat yang ada hanya membuat virus tak berkembang biak, dan proses pengobatannya seumur hidup. Jika ada ibu hamil yang mengidap HIV AIDS maka bisa tertular pada bayi dalam kandungan, tentunya penanganannya bisa dilakukan pengobatan terhadap bayi yang baru lahir secara tersendiri.

"Selain untuk penanganan pengobatan bagi penderita HIV AIDS, juga ada upaya yang dilakukan agar tidak menular. Ada konseling, lagipula ada warga bila sudah diagnosa positif HIV AIDS, maka ada yang depresi. Dan kini Dinkes Kabupaten Sangihe  telah bekerja sama dengan RSUD Prof Kandouw, dan obat disediakan oleh pemerintah secara gratis," kunci Tungari (js) 

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 14 September 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional